Pemkot Jogja, Pemkab Sleman, dan UGM Tandatangani Perjanjian: Jadikan Kali Code Sungai Edukasi

Iwan Nurwanto • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 20:29 WIB
Kegiatan susur dan bersih-bersih Sungai Code yang dimulai dari belakang Hotel Tentrem menuju Pasar Minggon, Kemantren Jetis, Kota Jogja, Jumat (4/9/2026). GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA
Kegiatan susur dan bersih-bersih Sungai Code yang dimulai dari belakang Hotel Tentrem menuju Pasar Minggon, Kemantren Jetis, Kota Jogja, Jumat (4/9/2026). GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA

JOGJA – Pemkot Jogja menjalin kolaborasi kerja sama dengan Pemkab Sleman dan perguruan tinggi yakni UGM, untuk menjadikan Kali Code sebagai kawasan sungai edukasi dengan pemberdayaan masyarakat. Komitmen itu terwujud dalam rangkaian Dies Natalis ke-43 Sekolah Pascasarjana UGM, Jumat (4/9/2026). Salah satu kegiatannya adalah susur sungai dan penandatanganan kerja sama antara tiga lembaga dengan komunitas Kali Code.

Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo mengatakan, revitalisasi sungai menjadi salah satu arahan dari Gubernur DIJ Hamengku Buwono (HB) X yang harus segera diwujudkan. Sehingga kolaborasi menjadi salah satu bagian penting. Termasuk dengan perguruan tinggi.

UGM memiliki peran strategis untuk melakukan rekonstruksi sosial. Sebab perguruan tinggi memiliki landasan teori sekaligus kemampuan implementasi dalam mengedukasi serta mendampingi masyarakat di sepanjang bantaran sungai.

Baca Juga: Gelandang PSS Sleman Frederic Injai Masih Butuh Waktu untuk Pulih usai Jalani Operasi

“Lewat rekonstruksi sosial dan mindset yang berubah, mereka (masyarakat) akan berbalik menjaga dan menghadap ke sungai," ujar Hasto usai melaksanakan susur sungai.

Dalam kesempatan tersebut, Hasto juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas wilayah dalam menyelesaikan persoalan sampah dari hulu ke hilir. Pengendalian sampah di Kali Code membutuhkan komitmen bersama antara Kabupaten Sleman, Kota Jogja, dan Kabupaten Bantul.

Selain penanganan sampah, politisi berlatar belakang dokter itu juga menekankan pentingnya strategi konservasi sungai berbasis pemberdayaan masyarakat. Salah satu yang sukses dikembangkan adalah budi daya lebah madu klanceng oleh masyarakat Kampung Jetisharjo, Kelurahan Cokrodiningratan, Kemantren Jetis dengan penanaman bunga air mata pengantin.

Baca Juga: Tak Kunjung Pulang, Penjaring Ikan Hilang di Pantai Entak Kebumen

“Bunga air mata pengantin itu ada madunya, sehingga tawon klanceng itu bisa mengambil madu dari bunga itu kemudian dibudidayakan di sepanjang Sungai Code ini. Ini menjadi ekosistem baru yang asli dari Kali Code,” jelasnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman Abu Bakar menyampaikan, pada tahap awal gerakan kolaborasi tersebut akan fokus menjaga kebersihan dan kerapian di sepanjang bantaran sungai. Khususnya di wilayah Blimbingsari, Kapanewon Depok yang merupakan wilayah permukiman Kali Code yang berbatasan langsung dengan Kota Jogja.

Menurutnya, pengelolaan lingkungan sungai merupakan tanggung jawab bersama seluruh pemangku kepentingan.  Langkah aksi bersih sungai yang sudah dilakukan diharapkan tidak sekadar menjaga ekosistem. Namun juga membawa dampak positif bagi kesejahteraan warga.

Baca Juga: Modus Cuci Gamelan, Guru Karawitan di Kulon Progo Cabuli Remaja Laki-Laki

“Ini tanggung jawab kita semua untuk mewujudkan bagaimana mengelola sungai agar menjadi sesuatu yang membuat masyarakat lebih bahagia,” tegas Abu yang mewakili bupati Sleman.

Sementara itu, Rektor UGM Ova Emilia memastikan akan mendampingi masyarakat dan pemerintah daerah dalam menjaga keberlanjutan kawasan Kali Code. Sinergi ini diwujudkan melalui penguatan pendidikan, penelitian, hingga pengabdian masyarakat.

TEKEN MOU: Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo bersama dengan Sekda Sleman Abu Bakar, Rektor UGM Ova Emilia dan Komunitas Sungai Code usai menandatangani kerja sama revitalisasi Sungai Code di Kampung Jetisharjo, Jetis, Jumat (4/9/2026). IWAN NURWANTO/RADAR JOGJA
TEKEN MOU: Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo bersama dengan Sekda Sleman Abu Bakar, Rektor UGM Ova Emilia dan Komunitas Sungai Code usai menandatangani kerja sama revitalisasi Sungai Code di Kampung Jetisharjo, Jetis, Jumat (4/9/2026). IWAN NURWANTO/RADAR JOGJA

Ova menyampaikan, UGM memiliki keterikatan emosional sebagai bagian dari kawasan yang berdekatan langsung dengan Kali Code. Sehingga ia memiliki komitmen agar berbagai kegiatan akademis bisa sekaligus mendorong penataan permukiman di bantaran sungai. Termasuk lewat peran Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) UGM yang terus didorong untuk merajut kebersamaan dengan warga.

"UGM ini adalah tetangga dekat dari Kali Code. Apa yang dikembangkan dan apa yang perlu kita jaga di lingkungan sungai ini merupakan satu hal yang perlu kita benahi bersama," sebutnya. (inu/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
Sungai Edukasi UGM kerja sama kali code Pemkot Jogja