Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gempa Tektonik Magnitudo 5,3 Guncang Cilacap, Getaran Terasa hingga Jogja

D
Penulis: Delima Purnamasari❯
Peta guncangan gempa tektonik dengan maginitudo 5,3 - Dokumentasi BMKG
Peta guncangan gempa tektonik dengan maginitudo 5,3 - Dokumentasi BMKG

Advertisement

SLEMAN - Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 5,3 mengguncang wilayah Cilacap, Jawa Tengah pada Jumat (4/9) pukul 12.05. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini terjadi kedalaman 69 kilometer. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 8,27° LS ; 109,02° BT, atau tepatnya berlokasi di laut 59 kilometer Selatan Kota Cilacap, Jawa Tengah. 

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto menyampaikan, dari hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia dibawah lempeng Eurasia. 

Advertisement

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki pergerakan turun," katanya dalam keterangan tertulis, Jumat (4/9). 

Berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan dan laporan masyarakat, gempa bumi ini dirasakan dengan skala intensitas III MMI di Bantul, Cilacap, Kebumen, Purwokerto, Kulon Progo. Di wilayah tersebut getaran dirasakan nyata dalam rumah dengan besar getaran seakan-akan ada truk berlalu.

Advertisement

Lalu getaran di wilayah Pangandaran dengan skala II-III MMI. Di lokasi ini getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang. Getarannya juga dirasakan nyata di dalam rumah seakan-akan ada truk berlalu.

Sementara getaran dengan skala II MMI terasa di Pacitan, Sleman, Wonogiri. Getaran ini dirasakan oleh beberapa orang dan benda-benda ringan yang digantung bergoyang. 

"Hingga pukul 12.40 hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan," tambah Wijayanto. 

Dia memastikan BMKG akan terus memonitor aktivitas gempa bumi susulan serta menyampaikan pemutakhiran informasi kepada stakeholder dan masyarakat.

Atas peristiwa ini dia turut mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Termasuk menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

 Gempa Bumi Magnitudo 3,6 Guncang DIY, Pusatnya di Tenggara Bantul

Gempa Bumi Magnitudo 3,6 Guncang DIY, Pusatnya di Tenggara Bantul

Gempa bumi magnitudo 3,6 mengguncang wilayah DIY dan sekitarnya, Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 17.20 WIB. Berdasarkan informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pusat, lokasi gempa berpusat di 11..

JAWA POS - RADAR JOGJA, EDISI KAMIS, 27 MEI 2026

JAWA POS - RADAR JOGJA, EDISI KAMIS, 27 MEI 2026

Meski telah terjadi 20 tahun lalu, masyarakat Jogjakarta, khususnya Bantul, masih ingat betul peristiwa pada hari Sabtu, 27 Mei pukul 05.53 itu. Ya, gempa dahsyat menggoncang DIJ-Jateng dengan Magnitudo 5,9

Refleksi 20 Tahun Gempa Jogja, Kadin DIY Soroti Peran Dunia Usaha Bangkitkan Ekonomi Pascabencana

Refleksi 20 Tahun Gempa Jogja, Kadin DIY Soroti Peran Dunia Usaha Bangkitkan Ekonomi Pascabencana

Dua dekade setelah gempa bumi melanda DIJ 27 Mei 2006 silam, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DIJ menegaskan, proses pemulihan kala itu tidak hanya ditopang oleh pemerintah, tetapi juga keterlibatan aktif dunia usaha da

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer