JOGJA - Wisatawan di kawasan Malioboro kini bisa menikmati layanan becak kayuh dan becak listrik secara gratis, Kamis (30/4/2026).
Ini sebagai upaya pemberdayaan transportasi tradisional.
Program dari Dinas Perhubungan (Dishub) DIY ini mulai berjalan dengan puluhan unit becak yang dioperasikan di sepanjang kawasan.
Baca Juga: Program MBG Diusulkan Terintegrasi dengan Lumbung Mataraman dengan Manfaatkan Tanah Kas Desa: Begini Skemanya
Kepala Bidang Angkutan Dishub DIY Wulan Sapto Nugroho mengatakan, program tersebut dimulai Kamis (30/4/2026).
Total ada sekitar 38 becak listrik maupun becak kayuh yang dioperasikan di sepanjang Kawasan Malioboro.
"Pengunjung bisa mengaksesnya secara gratis," ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (30/4/2026).
Program tersebut rencananya akan dilaksanakan selama sembilan kali.
Setelah pembukaan kemarin, selanjutnya kegiatan tersebut kebanyakan diadakan bersamaan dengan event Selasa Wagen.
"Harapannya menjadi stimulus dalam rangka pemberdayaan kendaraan tradisional, khususnya becak kayuh dan becak listrik," bebernya.
Selain itu, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk mendukung penyelenggaraan keistimewaan DIY.
Khususnya pada urusan tata ruang yang berfokus pada pelestarian nilai budaya serta penguatan daya tarik kawasan wisata.
Kehadiran becak sebagai moda transportasi tradisional memiliki peran yang strategis.
"Becak tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi, tetapi juga menjadi bagian dari identitas budaya sekaligus daya tarik pariwisata," paparnya.
Baca Juga: Pendamping PKH Wajib Ground Check, Aktivasi BPJS Kesehatan Warga Masih Menunggu
Ia menilai moda transportasi tersebut perlu dilestarikan.
Melalui kegiatan pemberdayaan ini, diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat untuk menggunakan becak kayuh tradisional maupun becak kayuh dengan penguat tenaga listrik.
Sekaligus memberikan informasi kepada masyarakat mengenai ketersediaan layanan becak yang aman, nyaman, dan memiliki nilai karakter budaya di DIY.
Baca Juga: Minim Rotasi dan Konsisten Maksimalkan Bola; Filosofi Van Gastel Diuji Hasil PSIM Jogja
"Meningkatkan eksistensi dan keberlanjutan becak sebagai moda transportasi tradisional yang berkarakter budaya," tambahnya. (oso/wia)