JOGJA - Kawasan ikonik Perempatan Tugu Pal Putih dikeluhkan pengguna jalan.
Pasalnya, bau tidak sedap muncul dari saluran drainase yang ada di kawasan tersebut.
Pantauan Radar Jogja di lapangan pada Kamis (12/3/2026), bau tidak sedap tercium dari saluran drainase yang berada di sisi utara perempatan.
Tepatnya di timur jalan atau sisi kiri jika melintas dari arah utara.
Bau yang muncul seperti aroma dari comberan. Menyengat dan menusuk hidung.
Kondisi itu muncul sejak hari Rabu (11/3/2026) dan masih bertahan hingga Kamis siang.
Meirina, salah satu pengguna trotoar di kawasan tersebut mengaku terganggu dengan aroma tidak sedap dari saluran drainase.
Sebab baunya muncul dari kawasan yang dikhususkan bagi pejalan kaki.
“Sangat terganggu dengan bau-nya, apalagi lubang selokannya berada di atas zebra cross (penyebrangan),” ujar mahasiswi salah satu kampus swasta itu kepada Radar Jogja.
Keluhan yang sama juga dirasakan oleh pengguna sepeda motor, Purwanto yang kebetulan melintas dari arah utara menuju Jalan Sudirman mengaku sempat mencium bau busuk.
Namun tidak terlalu terganggu karena dia melaju cepat.
Meski begitu, dia menilai permasalahan bau dari saluran drainase seharusnya diatasi. Apalagi di Tugu yang merupakan kawasan padat wisatawan.
“Tidak terlalu mengganggu bagi pengguna motor, tapi kalau orang yang nongkrong mungkin terganggu sekali,” bebernya.
Dikonfirmasi terkait hal itu, Kepala Bidang Sumber Daya Air dan Drainase Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Jogja Rahmawan Kurniadi mengaku akan mengecek permasalahan.
Dia menyatakan bahwa kemunculan bau busuk di saluran drainase di utara Tugu dulu memang pernah muncul.
Berdasarkan pengecekan di kasus sebelumnya, bau busuk yang timbul karena ada pipa yang limbah bocor.
Kemudian juga pembuangan limbah ke saluran air hujan.
“Tahun-tahun sebelumnya masalahnya seperti itu,” ungkapnya. (inu)
Editor : Iwa Ikhwanudin