Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tes Ombak! PASTY Disiapkan Jadi Area Permainan Tradisional, Disdag Jogja Mulai Uji Coba Ini

Iwan Nurwanto • Minggu, 8 Maret 2026 | 19:25 WIB

Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Jogja terus menggodok pengembangan pasar tradisional menjadi ruang kreatif. Salah satu yang masuk perencanaan adalah Pasar Aneka Satwa dan Tanaman Yogyakarta (PASTY).
Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Jogja terus menggodok pengembangan pasar tradisional menjadi ruang kreatif. Salah satu yang masuk perencanaan adalah Pasar Aneka Satwa dan Tanaman Yogyakarta (PASTY).

JOGJA - Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Jogja terus menggodok pengembangan pasar tradisional menjadi ruang kreatif.

Salah satu yang masuk perencanaan adalah Pasar Aneka Satwa dan Tanaman Yogyakarta (PASTY).

Kepala UPT Pusat Bisnis Disdag Kota Jogja Agung Dini Wahyudi Soelistyo mengatakan, PASTY direncanakan sebagai pusat area bermain anak.

Baca Juga: JPW Sebut Penetapan Tersangka Pencabulan Siswi SLB Tidak Perlu Menunggu Hasil Pemeriksaan Psikologi, Ini Tanggapan Polisi 

Di samping fungsinya saat ini sebagai ruang kegiatan hobi satwa dan tanaman.

Agung menyatakan, bahwa pihaknya juga mulai melirik potensinya melalui kegiatan lomba permainan tradisional.

Perlombaan tersebut digelar sebagai salah satu rangkaian Beringharjo Great Sale.

Baca Juga: Prediksi Skor Benfica vs FC Porto El Classico Primeira Liga Senin 9 Maret 2026

Ada berbagai lomba permainan tradisional yang digelar. Seperti bakiak, gobak sodor, dakon, gasing, hingga bekel.

Lomba dibuka untuk kategori anak-anak maupun dewasa. Mulai hari Jumat (6/3/2026)  hingga Minggu (8/3/2026).

“Kami sedang melakukan tes ombak, jika respons dari lingkungan sekitar dan pengunjung bagus, tidak menutup kemungkinan kegiatan serupa akan rutin diadakan,” ujar Agung saat dikonfirmasi.

Baca Juga: Kasus Leptospirosis di Gunungkidul Meningkat, Tiga Warga Meninggal dalam Dua Bulan Pertama 2026: Dinkes Imbau Ini..

Dia menyampaikan bahwa lewat upaya tersebut diharapkan dapat semakin menghidupkan PASTY.

Sebab sejatinya, di pasar yang letaknya di perbatasan antara Kota Jogja dengan Kabupaten Bantul itu memiliki potensi yang besar untuk kegiatan hobi dan anak-anak.

Selain itu, Agung juga ingin lewat kegiatan lomba permainan tradisional itu juga harapanya semakin menggelorakan semangat pelestarian budaya.

Baca Juga: Prediksi Skor Rangers vs Celtic Derby Old Firm Piala FA Skotlandia Minggu 8 Maret 2026

Sehingga permainan tradisional tidak hilang seiring dengan perkembangan zaman.

“Kami ingin masyarakat merasakan kembali keasyikan bermain bersama lewat permainan tradisional, tidak hanya fokus pada gadget saja,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu pengunjung PASTY sekaligus penonton lomba permainan tradisional Puspita menilai kegiatan tersebut cukup mengasyikkan.

Sebab bisa membuat anak-anak bahagia lewat kegiatan fisik.

Baca Juga: Polres Gunungkidul Siapkan 32 Pos di Jalur Wisata, Antisipasi Lonjakan Mudik dan Wisatawan saat Lebaran

Terkait dengan rencana pengembangan, wanita 30 tahun itu menyambut positif. Lantaran dapat berdampak pada semakin banyaknya ruang publik untuk kegiatan sosial masyarakat. Khususnya tempat bermain anak.

“Bagus sih kalau diadakan rutin lomba permainan tradisional, jadi anak-anak punya ruang bermain,” bebernya. (inu)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#permainan tradisional #Disdag Kota Jogja #Pasty Yogyakarta #pasar tradisional #ruang kreatif