Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

MBG Jogja Ikuti Arahan Sultan HB X: Menu Hari Ini Lengkap Label Harga Rp 10.000 dan Kandungan Gizi Jelas, Begini Rinciannya

Iwa Ikhwanudin • Senin, 2 Maret 2026 | 15:40 WIB

Menu MBG disertai keterangan harga dan kandungan gizi. (@merapi_uncover)
Menu MBG disertai keterangan harga dan kandungan gizi. (@merapi_uncover)

JOGJA - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Yogyakarta patuhi instruksi Sri Sultan Hamengkubuwono X.

Menu 2 Maret 2026: telur rebus, kue kacang, tahu walik, jemblem manis. Total energi 410 Kkal, protein 19,4 g. Simak dampak transparansi harga bagi siswa sekolah di Jogja.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mulai menunjukkan perubahan positif pasca arahan tegas dari Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X.

Kini, setiap paket makanan dilengkapi label rincian harga dan informasi gizi yang jelas, sebagai respons atas keluhan masyarakat tentang kualitas menu selama Ramadan.

Sebuah unggahan viral di X (sebelumnya Twitter) dari akun @merapi_uncover menampilkan menu MBG hari ini (2 Maret 2026) untuk porsi besar.

Menu terdiri dari telur ayam rebus (Rp 3.000), kue kacang (Rp 2.500), tahu walik (Rp 1.000), dan jemblem manis (Rp 1.500), dengan total harga Rp 10.000.

Informasi Angka Kecukupan Gizi (AKG) per porsi juga dicantumkan: energi 410,35 Kkal, protein 19,4 g, lemak 17,7 g, dan karbohidrat 47,5 g.

Latar Belakang Arahan Sultan HB X

Beberapa hari lalu, Sri Sultan Hamengkubuwono X memanggil penanggung jawab program MBG untuk mengevaluasi menu yang dinilai "kurang pas" dan kurang transparan.

Sultan menekankan bahwa MBG bukan sekadar pembagian makanan, melainkan harus memenuhi standar gizi dan akuntabilitas anggaran.

"Harapannya, menu diperbaiki termasuk kejelasan harganya. Misalnya, jika diberikan pisang, harus jelas berapa harganya supaya clear," ujar Sultan seperti dikutip dari pertemuannya di Kompleks Kepatihan.

Instruksi ini muncul setelah banyak protes dari orang tua siswa di media sosial, yang mengeluhkan menu MBG selama Ramadan cenderung kering dan tidak memadai gizinya.

Dengan pencantuman harga, diharapkan masyarakat bisa memantau apakah anggaran Rp 10.000 per porsi (dari pemerintah) digunakan secara efisien, tanpa asumsi negatif seperti overpricing atau pengurangan kualitas.

Apa Dampaknya Bagi Siswa di Jogja?

Perubahan ini diharapkan meningkatkan kepercayaan publik terhadap program MBG, yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan gizi siswa sekolah dasar hingga menengah di DIY.

Menurut Badan Gizi Nasional (BGN), menu harus disusun berdasarkan siklus dan diverifikasi ahli gizi untuk menjaga kualitas.

Bagi siswa, menu transparan seperti ini bisa mencegah polemik dan memastikan makanan benar-benar bergizi, terutama selama puasa Ramadan.

Namun, beberapa netizen di X masih mengkritik.

Ada yang mempertanyakan apakah dapur SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) benar-benar memasak sendiri atau hanya membeli dari vendor, serta keakuratan kandungan protein yang dicantumkan.

Misalnya, satu butir telur rebus hanya mengandung sekitar 6-7 g protein, sehingga total 19,4 g dipertanyakan sumbernya.

Langkah Selanjutnya Program MBG di DIY

Pemda DIY melalui Sekda telah menyetujui perbaikan ini, dan diharapkan setiap SPPG tidak lagi menyusun menu asal-asalan.

Sultan HB X berharap program nasional ini berjalan optimal di Jogja, dengan pengawasan ketat untuk hindari kecurangan.

Bagi warga Yogyakarta yang ingin memantau, update menu MBG bisa dilihat melalui akun resmi pemerintah DIY atau laporan SPPG setempat.

Situasi ini masih dinamis, terutama menjelang puncak Ramadan. (iwa)

 

Editor : Iwa Ikhwanudin
#sri sultan hamengkubuwono x #arahan Sultan HB X MBG #transparansi harga MBG DIY #MBG Yogyakarta 2026 #menu MBG Jogja hari ini #Makan Bergizi Gratis Indonesia #gizi MBG Ramadan #update MBG Maret 2026 #program makan gratis sekolah Jogja