Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Diklaim Efektif Tangani Genangan, DPUPKP Kota Jogja Tambah 370 Sumur Resapan di Tiga Ruas Jalan Tahun Ini

Iwan Nurwanto • Selasa, 10 Februari 2026 | 20:15 WIB

 

MASALAH LAMA: Permasalahan air yang menggenang seusai hujan di jalan kawasan Kota Jogja bukanlah hal baru. Namun dengan adanya sumur resapan, diklaim efektif tangani
MASALAH LAMA: Permasalahan air yang menggenang seusai hujan di jalan kawasan Kota Jogja bukanlah hal baru. Namun dengan adanya sumur resapan, diklaim efektif tangani

JOGJA - Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Jogja mengklaim pembangunan sumur resapan di setiap saluran drainase efektif mencegah genangan. Oleh karena itu, 370 sumur resapan bakal ditambah tahun ini.

Kepala DPUPKP Kota Jogja Umi Akhsanti mengatakan, pembangunan sumur resapan direncanakan di Jalan Tentara Pelajar sebanyak 120 titik. Kemudian di Jalan Kapten Piere Tendean 100 titik, dan Jalan MT Haryono 150 titik.

Umi menjelaskan, pembangunan sumur resapan dilakukan pada saluran drainase di sepanjang tiga ruas tersebut. Fungsinya sebagai tampungan air tambahan ketika hujan turun. Sehingga air tidak langsung mengalir ke sungai atau menggenang karena meluap.

“Sampai saat ini kami baru memiliki 4.159 buah sumur resapan yang sudah terbangun, sehingga harus ditambah,” ujar Umi di Balai Kota Jogja Selasa (10/2).

Mantan kepala Bina Marga DPUPKP Kota Jogja itu mengklaim, keberhasilan sumur resapan sudah terbukti di Jalan Parangtritis, Jalan Karangkajen, dan Jalan Kusumanegara. Pembangunan sumur resapan itu selesai tahun lalu. Kemudian pada musim penghujan tahun ini, sudah tidak ada lagi genangan di ruas jalan tersebut.

Umi menyampaikan, sumur resapan juga memiliki fungsi lain sebagai perangkap sedimen penyumbat saluran air. Sehingga lebih memudahkan petugas pembersih drainase ketika melakukan pemeliharaan.

“Konsep ini bertujuan untuk mengurangi beban sungai sekaligus memperlambat aliran air permukaan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Sumber Daya Air dan Drainase DPUPKP Kota Jogja Rahmawan Kurniadi menuturkan, pemantauan dan pembersihan saluran drainase dilakukan rutin. Bahkan sebelum memasuki musim penghujan.

Meskipun begitu, Rahmawan mengakui sejumlah titik mungkin masih rawan genangan jika intensitas hujan cukup lebat dan berlangsung lama. Oleh karena itu dia meminta masyarakat agar segera melapor jika di wilayah tempat tinggalnya terjadi genangan ketika musim penghujan. Bisa melalui aduan secara langsung maupun melalui kanal Jogja Smart Service (JSS).

“Jika genangan tidak surut dalam dua jam atau masih terjadi hingga keesokan paginya, petugas kami akan segera melakukan pengecekan lapangan,” katanya. (inu/eno)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Saluran Drainase #genangan #Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman #DPUPKP Kota Jogja #sumur resapan