Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Dua Kali Talut Ambrol, Warga Minta Jembatan Kali Buntung Dibangun Ulang

Iwan Nurwanto • Minggu, 18 Januari 2026 | 13:43 WIB

ROBOH : Warga saat menunjukkan kondisi talut Jembatan Kali Buntung, Bumijo, Jetis, Kota Jogja yang ambrol pada Minggu (18/1/2026).
ROBOH : Warga saat menunjukkan kondisi talut Jembatan Kali Buntung, Bumijo, Jetis, Kota Jogja yang ambrol pada Minggu (18/1/2026).
 JOGJA - Dampak hujan deras yang terjadi pada Sabtu (17/1/2026) sangat terasa di Kota Jogja.

Bahkan membuat Jembatan Kali Buntung yang berada di Kelurahan Bumijo, Jetis hampir putus.

Pantauan Radar Jogja, Jembatan Kali Buntung kondisinya sudah memprihatinkan.

Talut penahan jembatan sudah ambrol tergerus derasnya air sungai akibat meningkatnya debit air. Pondasinya juga telah retak.

Selain itu, Balai RT.57 Bangunrejo juga telah roboh hingga puing-puingnya jatuh di aliran sungai.

Dampaknya, bangunan yang selama ini menjadi pusat kegiatan warga itu tidak bisa lagi digunakan.

Bendahara RT.11 Bumijo Isnedi mengatakan, peristiwa ambruknya talut terjadi sekitar pukul 15.30.

Pada saat kejadian sempat terdengar suara gemuruh yang membuat warga panik.

Isnedi mengungkap, penyebab ambrolnya talut disebabkan karena ada aliran air yang bocor masuk hingga struktur talut.

Sehingga kekuatan talut penahan bangunan dan jembatan di sekitar sungai semakin menipis.

Dia menyatakan, bahwa ambrolnya talut Kali Buntung sudah terjadi dua kali ini.

Peristiwa pertama terjadi sekitar tahun 2010 saat ada banjir lahar dingin.

Saat itu tidak hanya talut yang rusak, namun jembatan dan sejumlah rumah warga juga roboh.

“Kalau sekarang yang ambrol balai RT sama talut, tapi jembatannya juga sudah memprihatinkan karena pondasinya mau jebol,” ujar Isnedi saat ditemui, Minggu (18/1/2026).

 Baca Juga: Prediksi Torino vs AS Roma Serie A Senin 19 Januari Kick Off 00.00 WIB, H2H dan Susunan Pemain, Siapa Pemenangnya?

Meski tidak ada korban jiwa, Isnedi berharap ada perhatian pemerintah terhadap kondisi jembatan.

Lantaran jembatan Kali Buntung menjadi infrastruktur vital penghubung antara Kampung Pingit dengan Kampung Bangunrejo.

Menurutnya, warga saat ini juga menutup salah satu jalan di atas jembatan untuk mengantisipasi kondisi jembatan semakin parah.

Pihaknya tidak bisa menutup total jembatan karena merupakan satu-satunya akses bagi warga antar kampung.

“Harapan dari warga talut dan jembatan bisa segera diperbaiki , soalnya kalau jembatannya sampai runtuh nanti rumah-rumah di sekitarnya juga terdampak,” beber Isnedi.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Jogja Umi Akhsanti menyatakan pihaknya akan segera berkoordinasi untuk penanganan ambrolnya talut Jembatan Kali Buntung.

“Baru kami koordinasikan besok Senin (19/1/2026) dengan pihak terkait,” jelas Umi dalam pesan singkatnya. (inu)

Editor : Bahana.
#Kota Jogja #talud ambrol #Yogyakarta #Banjir #kali buntung