JOGJA - KAI Daop 6 Yogyakarta mengimbau penumpang selalu memperhatikan barang bawaannya.
Imbauan ini menyusul ramai di media sosial permasalahan penumpang kereta api (KA) dengan salah seorang petugas penjaga stasiun kereta karena hilangnya botol minuman (tumblr)saat melakukan perjalanan dengan KRL rute Tanah Abang-Rangkasbitung.
"Barang bawaan penumpang merupakan tanggung jawab pemiliknya atau penumpang itu sendiri," ujar Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta
Feni Novida Saragih dalam keeterangan tertulis, Jumat (28/11/2025) menanggapi insiden yang lagi viral itu.
Baca Juga: Sebanyak 62 Kendaraan Dinas Pemkot Jogja Dilelang, Ada Yamaha RX-King dengan Limit Harga Rp 1,34 Juta: Bisa Cek di Sini!
Ia selalu mengingatkan kepada para penummpang KA di wilayah Daop 6 agar selalu memperhatikan barang bawaan baik saat berada di stasiun maupun ketika meninggalkan kereta.
Walaupun, KAI mempunyai sistem Lost and Found untuk menjaga keamanan dan kenyamanan penumpang.
"Petugas announcer juga secara berkala menyampaikan peringatan agar penumpang selalu mengecek kursi, rak bagasi dan area publik lainnya," bebernya.
Baca Juga: Catat! Kontes Kuda Andong Bakal Digelar dalam Upaya Kuatkan Lagi Citra Transportasi Tradisional: Rebutkan Piala Wali Kota Jogja, Lewati Rute Ini..
Untuk mengantisipasi barang ketinggalan, para penummpang juga diminta untuk melakukan manajemen waktu yang baik sehingga tidak terburu-buru dan bisa mengecek barang bawaan dengan leluasa.
Menurutnya, apabila ditemukan barang penumpang yang tertinggal, maka petugas akan mendata dan memasukkannya ke dalam sistem Lost and Found KAI.
"Barang tersebut bisa diambil dan dikembalikan ke pemiliknya melalu proses verifikasi serta prosedur yang berlaku," tandasnya.
Baca Juga: Siklon Senyar dan Koto Kepung DIJ. Berdampak Anomali Cuaca, Masyarakat Diminta Waspada
KAI Daop 6 Yogyakarta, lanjutnya, menemukan sebanyak 994 item barang penumpang yang tertinggal selama kurun waktu Januari hingga Oktober 2025.
Jika dinominalkan, barang-barang itu mempunyai nilai seharga Rp 1,8 miliar. Dari total temuan, 84 persen barang sudah diambil oleh pemiliknya.
"Sisanya masih proses verifikasi. Paling banyak barang berharga seperti laptop, telepon genggam, dompet, powerbank," jelasnya.
Baca Juga: Penerapan Kembali Malioboro Full Pedestrian Timbulkan Pro-Kontra, Pedagang Sebut Pendapatan Usaha Justru Merosot
KAI Daop 6 Yogyakarta malah menyarankan agar para penumpang unntuk membawa wadah minum pribadi untuk mendukung pelestarian lingkungan dan pengurangan sampah plastik.
Fasilitas pengisian air minumm gratis juga telah disiapkan dan bisa diakses oleh seluruh penumpang di beberapa stasiun.
"Masyarakat tinggal membawa tumbler atau botol air minum pribadi dan dapat mengisi air minum di water station yang telah tersedia di stasiun," ucapnya.
Baca Juga: Jogja Heritage Fun Run Kembali Digelar, UPN Dorong Literasi Budaya lewat Rute Ikonik di Jogja
Beberapa stasiun yang sudah dilengkapi fasilitas tersebut diantaranya Stasiun Yogyakarta, Lempuyangan, Solo Balapan, Purwosari, Solo Jebres yang merupakan stasiun KA jarak jauh. Kemudian stasiun KA lokal dan Commuterline juga ada di Stasiun Yogyakarta, Wates, Maguwo, Klaten dan Palur. (oso/wia).