Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Jembatan Kabanaran Proyek Rp 863,72 Miliar Dibangun dalam 579 Hari oleh Kontraktor Lokal Jogja

Cintia Yuliani • Kamis, 20 November 2025 | 03:05 WIB
Jembatan Kabanaran
Jembatan Kabanaran

                      

 

 

Jembatan Kabanaran menjadi ikon baru DIJ sejak mulai dioperasionalkan. Surya Group menjadi salah satu yang terlibat langsung melalui kerja sama operasional (KSO) dengan PT Adhi Karya, di bawah koordinasi anak perusahaannya.

CEO Surya Group Muhammad Suryo menjelaskan, kolaborasi tersebut memungkinkan proyek selesai tepat waktu. “Alhamdulillah jembatan ini terlaksana tepat waktu,” ungkap pria yang akrab disapa Haji Suryo saat ditemui di Jembatan Kabanaran saat peresmian Rabu (19/11).

Suryo menegaskan peran kontraktor lokal sangat penting dalam pembangunan jalan nasional. Menurutnya, kemampuan infrastruktur, ketersediaan material hingga pemahaman wilayah menjadi keunggulan tersendiri yang tidak selalu dimiliki kontraktor dari luar daerah.

“SDM-nya kan yang menguasai wilayah pasti kontraktor lokal daripada kontraktor di luar Jogja sendiri,” katanya.

CEO Surya Group Muhammad Suryo
CEO Surya Group Muhammad Suryo

Terkait aspek keamanan, ia memastikan seluruh desain dan konstruksi jembatan telah mengikuti standar Kementerian PUPR. Jembatan Kabanaran juga memiliki keunggulan teknis.

Struktur ini menjadi jembatan terpanjang yang menggunakan sistem struktur corrugated steel plate (CSP) dan seluruh konstruksinya memakai semen mortar material yang diproduksi oleh anak perusahaan Surya Group.

Adapun Jembatan Kabanaran memiliki panjang 675 meter dengan lebar 24 meter. Total panjang penanganannya mencapai 2.300 meter. Nilai anggarannya mencapai Rp 863,72 miliar, dengan masa pelaksanaan 579 hari mulai November 2023 hingga Juni 2025. Proyek ini menyerap 4.578 tenaga kerja, serta dilengkapi timbunan ringan mortar busa sepanjang 675 meter.

Hadirnya Jembatan Kabanaran diyakini mampu meningkatkan konektivitas Jalur Jalan Lintas Selatan DIJ khususnya ruas Ngremang-Pandansimo dan Pandansimo–Samas, sehingga memangkas waktu tempuh hingga 20 menit.

Dari perhitungannya, efisiensi transportasi turut meningkat dengan berkurangnya biaya operasional kendaraan sebesar 13,11 persen atau setara Rp 1,4 triliun. Selain itu, nilai ekonomi wilayah meningkat dengan kenaikan produksi komoditas mencapai 18,6 persen atau senilai Rp 7,7 miliar per tahun.

Suryo berharap, pemerintah pusat terus memberi perhatian kepada kontraktor lokal agar dapat berperan lebih besar dalam proyek-proyek strategis.  “Tidak selalu kontraktor lokal itu tidak bisa mengerjakan barang-barang besar,” ungkapnya. (cin/pra)

Editor : Heru Pratomo
#kontraktor lokal #ceo #adhi karya #Surya group #Jembatan Kabanaran #pandansimo #muhammad suryo