JOGJA - Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja melalui Dinas Perindustrian Koperasi dan UKM (Disperinkop UKM) Kota Jogja kembali melaksanakan kurasi produk UMKM pada Selasa (28/10). Kegiatan yang digelar di Griya UMKM Kota Jogja itu turut menggandeng Waroeng Spesial Sambal (SS).
Wakil Wali Kota Jogja Wawan Harmawan mengatakan, program kurasi produk UMKM merupakan salah satu bentuk kemitraan antara pelaku usaha kecil dengan perusahaan besar. Sementara pemkot berperan untuk menjembatani dan memberikan pendampingan.
Dia menjelaskan, kurasi produk UMKM itu juga merupakan salah satu konsep implementasi semangat Gandeng Gendong. Sebab nantinya pengusaha besar akan merangkul dan membantu pelaku UMKM untuk berkembang.
“Sebanyak 50 UMKM telah mempresentasikan produk makanan dan sambal mereka, kemudian dikurasi langsung oleh tim Waroeng SS,” ujar Wawan seusai mengisi kegiatan.
Baca Juga: Wujudkan Stadion yang Ramah Keluarga, PSIM Jogja Gratiskan Tiket Anak di Laga-Laga Kandang
Wawan berharap, dengan sudah adanya kemitraan dengan Waroeng SS itu pelaku UMKM bisa konsisten dalam untuk menjaga kualitas. Serta berusaha agar harga tetap kompetitif dan mencapai biaya produksi yang efisien.
Menurutnya, kolaborasi antara pengusaha besar seperti Waroeng SS dan Pemkot Jogja dengan pelaku UMKM diharapkan menjadi sinergi yang luar biasa. Terkhusus untuk memajukan perekonomian daerah dan mengembangkan potensi produk lokal.
Baca Juga: Pemkab Bantul Akan Bangun Rest Area Seluas 1,2 Hektare di Dekat Jembatan Pandansimo
“Ketika kerja sama sudah berjalan, kami akan mengawal UMKM agar terus konsisten,” tegas Wawan.
Pemilik Waroeng SS Yoyok Hery Wahyono menyampaikan bahwa, bentuk kemitraan dengan pelaku UMKM di Kota Jogja tidak hanya sekedar kurasi. Namun perusahaannya juga berkomitmen memasarkan produk UMKM.
Dia menyatakan, proses kurasi berjalan selama satu minggu ke depan dengan melibatkan tim riset Waroeng SS. Jika lolos kurasi, maka produk UMKM Kota Jogja akan dibeli dan dijual kembali lewat ratusan outlet Waroeng SS.
“Produk-produk yang kami nilai jika dari kualitas masuk, harga juga kompetitif maka kami langsung beli,” ucap Yoyok.
Sementara itu, Kepala Bidang Usaha Menengah Kecil (UMK) Disperinkop UKM Kota Jogja Bebasari Sitarini menyampaikan, total ada 50 pelaku UMKM yang ikut dalam kegiatan tersebut. Sebelumnya, kegiatan serupa juga telah dilaksanakan bersama 50 pelaku usaha dengan kemitraan bersama sektor perhotelan.
“Lewat kegiatan ini harapannya pelaku UMKM bisa semakin berkembang,” kata Sita sapaannya. (inu)
Editor : Sevtia Eka Novarita