Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pemkot Jogja Bakal Tata Jalan Tentara Pelajar Bumijo Diubah Jadi Taman Kota, Pemilik Usaha Reparasi Tas Mulai Was-was Usahanya Jadi Sepi

Iwan Nurwanto • Selasa, 28 Oktober 2025 | 02:07 WIB

 

Pekerja mereparasi koper di Jalan Tentara Pelajar, Bumijo, Kota Jogja, Senin (27/10/2025).
Pekerja mereparasi koper di Jalan Tentara Pelajar, Bumijo, Kota Jogja, Senin (27/10/2025).

JOGJA - Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja berencana menata kawasan Jalan Tentara Pelajar, Bumijo, Jetis.

Sayangnya, kebijakan itu membawa keresahan tersendiri bagi penyedia jasa reparasi tas yang selama ini mencari penghidupan di tempat tersebut.

Salah satunya Sukemi Kusbandini. Wanita yang sudah membuka jasa reparasi tas selama 15 tahun di Jalan Tentara Pelajar itu mengaku khawatir dengan rencana penataan. Terlebih jika pemkot melakukan relokasi.

Bukan tanpa alasan, lokasi tempatnya berdagang jasa sudah menjadi ikon bagi pelanggan.

Dia khawatir jika nantinya berpindah tempat banyak pelanggan yang lari dan membuatnya hilang mata pencaharian.

Emi sapaannya menyadari, lokasi berdagang jasa reparasi tas miliknya memang melanggar peraturan. Sebab berada di atas trotoar.

Kendati begitu, dia berharap agar ada kebijaksanaan dari pemkot agar tetap menyediakan tempat di lokasi sekarang.

“Saya siap untuk menerima konsekuensi jika tempatnya harus diperkecil, asal masih bisa di sini,” ujar Emi saat ditemui Radar Jogja, Senin (27/10/2025).

Wanita 50 tahun ini menyebut, wacana penataan Jalan Tentara Pelajar memang sudah lama digaungkan.

Selama lima tahun terakhir ini, dia sudah dua kali diundang rapat oleh pengurus wilayah perihal penertiban karena ada rencana pelebaran jalan.

Baca Juga: Menang dari Srikandi Padmanaba, Tim Putri Bosa Tantangan SMA Olifant di Fantastic Four

Namun meski menyadari pelanggarannya, Emi ingin ada solusi yang manusiawi dari pemkot.

Lantaran berdagang jasa reparasi tas merupakan mata pencaharian utama untuk menghidupi keluarganya.

“Kami berharap ada solusi, bukan sekadar pemindahan semata,” tegasnya.

Sementara itu, Sri Lestari seorang penyedia jasa reparasi sepatu di Jalan Tentara Pelajar menyatakan kesediaannya untuk direlokasi.

Namun dengan catatan lokasi baru harus strategis dan memiliki potensi meraup pelanggan.

Sri mengaku, memang sedikit kecewa dengan keputusan pemkot untuk menertibkan bangunan jasa reparasi tas dan sepatu di sepanjang Jalan Tentara Pelajar. Sebab puluhan orang menggantungkan hidup di kawasan tersebut.

“Kalau kecewa itu pasti ada, tapi kami legowo saja karena di sini juga bukan tanah kami,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui, Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo memang berencana menata sepanjang Jalan Tentara Pelajar  agar lebih tertib, bersih, dan indah. 

Sebab kawasan tersebut merupakan salah satu akses utama menuju pusat kota dan menjadi wajah dari Kota Jogja.

Hasto menyatakan, penataan akan dilakukan secara bertahap.  Diawali sosialisasi kepada para pedagang yang selama ini menempati area tersebut menggunakan bangunan semi permanen.

Kemudian ketika sudah ditertibkan akan diubah menjadi taman kota.

Tahap awal penataan sudah dilakukan pada Minggu (26/10), dengan membongkar kandang ayam milik salah satu warga. Rencana penataan dimungkinkan berlanjut menyasar kawasan usaha.

“Trotoar itu untuk pejalan kaki, bukan untuk kandang ayam atau tempat usaha,” ucap Hasto. (inu/wia)

 

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#taman kota #Penataan #bumijo #jalan tentara pelajar #Relokasi #Pemkot Jogja #Was-Was