JOGJA – Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja berencana menambah wahana berkonsep atraksi budaya sebagai upaya pengembangan Taman Pintar.
Salah satu gagasannya menambah diorama Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo mengatakan, penambahan diorama ini dengan alasan karena HB X merupakan sosok yang kental dan ikonik di Yogyakarta.
Kemudian, juga tidak semua orang yang berkunjung ke Yogyakarta memiliki kesempatan bertemu langsung dengan HB X.
Sehingga lewat kehadiran diorama Raja Keraton Jogja di Taman Pintar, dapat menjadi pengalaman yang berkesan bagi pengunjung.
“Siapa tahu nanti dapat izin pak gubernur kalau dimasukkan dalam diorama. Kan itu contoh supaya (Taman Pintar) ada magnetnya,” ujar Hasto saat ditemui di Taman Pintar, Minggu (26/10/2025).
Hasto menjelaskan, penambahan wahana penting dilakukan karena sebagian sudah ketinggalan zaman.
Di satu sisi, juga agar Taman Pintar tetap memiliki magnet yang kuat untuk menarik wisatawan.
Selain diorama HB X, Hasto menyebut, wahana Taman Pintar juga harus disesuaikan perkembangan zaman. Seperti harus ada wahana berbasis tiga atau empat dimensi yang bertema sejarah kerajaan Mataram.
Disamping dari segi daya tarik wahana, Hasto juga berencana melakukan sejumlah perbaikan di Taman Pintar. Sebab ada sejumlah titik yang perlu direvitalisasi karena bocor dan berjamur.
“Perlu banyak hal baru yang diperlukan anak-anak sekarang,” tegas mantan Kepala BKKBN ini.
Sementara itu, Kepala UPT Pengelolaan Taman Budaya Kota Jogja Karmila menyampaikan, pada tahun ini pihaknya telah menambah sejumlah wahana. Di antaranya replika T-rex di dome area dinosaurus. Serta pembaruan di zona edukasi laut yang selesai pada September lalu.
Pun, tahun ini pihaknya menargetkan 770 ribu pengunjung di Taman Pintar. Karmila pun berharap dengan berbagai penambahan wahana bisa meningkatkan kunjungan.
“Harapan kami sektor wisata bisa berjalan lancar karena sangat mendukung perekonomian,” tambahnya. (inu/wia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita