JOGJA - Kawasan Malioboro tampak menjadi lebih ikonik dengan hadirnya Bregada Prajurit Keraton Yogyakarta.
Mereka berseragam khas, lengkap dengan tombak atau pedang replikanya. Program ini, sengaja diinisiasi oleh Dinas Pariwisata (Dinpar) DIY untuk memberikan layanan kepada wisatawan di Malioboro.
Mereka bertugas setiap akhir pekan untuk menjaga sepanjang Jalan Malioboro sekaligus sebagai penyedia informasi bagi wisatawan.
"Jadi setiap Sabtu dan Minggu pasti ada bregada yang jaga di sepanjang Malioboro," ujar Prajurit Bregada Suryatmaja Sukasno saat dikonfirmasi Minggu (12/10/2025).
Baca Juga: Musim Hujan di Yogyakarta Datang Lebih Awal, BMKG: Waspada Cuaca Esktrem
Setiap bulan, prajurit bregada dari empat kalurahan penyangga kawasan Malioboro bergantian untuk berjaga.
Empat bregada tersebut yakni dari Kelurahan Sosromenduran dengan nama prajurit Bregada Saeko Kapti, Kelurahan Suryatmajan Bregada Suryatmaja, dan Kelurahan Ngampilan Bregada Reksowinongo.
Selain itu, mereka juga menjadi ikonik Malioboro yang sering diajak untuk berswafoto.
"Kami menyapa wisatawan dan memberikan informasi terkait fasilitas pendukung pariwisata seperti hotel dan toko oleh-oleh," jelasnya.
Baca Juga: Cabai hingga Ikan Kering Rawan Terpapar Residu, Pemkot Jogja Gencarkan Pengawasan Pangan Sasar 29 Titik
Bregada Suryatmaja, beranggotakan 26 prajurit. Mereka melakukan tugas penjagaan di Malioboro sejak 2019 hingga sekarang.
"Kami selalu mendapatkan kontrak baru (untuk berjaga) per tahunnya. Tahun 2024 ada sekitar 10 jadwal jaga setiap Sabtu dan Minggu," tuturnya.
Tugas penjagaan Kawasan Malioboro dimulai pukul 15.00 yang diawali sengan kirab bregodo. Rute kirab tersebut dimulai dari Gedung DPRD Provinsi DIY dan finish di Kantor Kepatihan.
Baca Juga: Prediksi Rumania vs Austria Kualifikasi Piala Dunia Senin 13 Oktober Kick Off 01.45, H2H dan Susunan Pemain
"Setelah kirab, kami lalu breafing terlebih dahulu, selanjutnya kami menyebar dan berjaga di setiap zona yang telah di tentukan," ucapnya.
Di sepanjang Jalan Malioboro, terdapat enam zona tempat para bregada berjaga. Zona satu berlokasi di dekat stasiun kereta, zona dua terletak di Teras Malioboro II, zona tiga terletak di Kepatihan.
Zona keempat di Teras Malioboro, zona kelima berlokasi di Titik Nol Kilometer dan zona terakhir berada di depan Museum Sonobudoyo.
Baca Juga: Hasil PSS Sleman vs Kendal Tornado FC Babak Pertama, Eksekusi Manis Frederic Injai Pastikan Super Elja Memimpin
"Masing-masing zona dijaga oleh empat personel bregada yang menyebar di kanang kiri jalan," tambahnya.
Keberadaan Bregada Jaga Malioboro menjadi ikon untuk berswafoto para wisatawan. Hal tersebut karena saat berjaga para personel tersebut menggunakan pakaian adat lengkap khas bregada masing-masing daerah.
"Pas kami kirab gitu juga banyak wisatawan yang mengambil video," imbuhnya. (oso/wia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita