JOGJA – Gelombang panas kembali melanda wilayah Jogjakarta dalam beberapa hari terakhir.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi suhu maksimal dapat mencapai 35 derajat celcius seiring masuknya masa peralihan musim.
Kepala Stasiun Klimatologi BMKG Yogyakarta Reni Kraningtyas menjelaskan, kondisi cuaca terik ini lazim terjadi pada periode pancaroba.
Dalam sepuluh hari terakhir, suhu udara di wilayah DIY tercatat berkisar antara 30 hingga 34 derajat celcius.
“Suhu tertinggi tercatat mencapai 33,6 derajat celcius pada 6 Oktober 2025,” ujar Reni saat dikonfirmasi lewat sambungan telepon, Kamis (9/10/2025).
Meskipun cukup panas, angka tersebut masih berada di bawah rekor suhu maksimum selama periode sepuluh tahun terakhir. Sebab BMKG Jogjakarta pernah mencatat suhu tertinggi sebesar 36,8 derajat celcius pada 2024 lalu.
Reni menyebut, ada beberapa faktor yang menyebabkan suhu udara terasa panas. Di antaranya karena ada aliran angin dari arah tenggara yang bersifat kering dengan tingkat kelembapan udara rendah.
Kemudian kondisi cuaca yang cenderung cerah pada siang hari juga menyebabkan penyinaran matahari tidak terhalang oleh awan.
Sementara jika sore cenderung berawan, sehingga menyebabkan panas dari permukaan bumi tertahan oleh awan.
Selain itu, posisi matahari sejak September relatif dekat dengan ekuator. Sehingga intensitas radiasi matahari relatif tinggi atau berada titik kulminasi.
“Oleh karena itu perlu menjaga imunitas tubuh dengan cara mencukupi kebutuhan cairan untuk menghindari dehidrasi,” pesannya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Jogja Nur Hidayat mengaku, sudah mewaspadai potensi bencana selama masa peralihan musim.
Khususnya bencana hidrometeorologi seperti hujan dan angin kencang.
Nur menyatakan, selama periode September hingga November mendatang pihaknya akan siaga. Upayanya dengan menyiapkan personel dan peralatan kebencanaan.
“Insyaallah semua sudah siap, 69 kampung tangguh bencana juga sudah kami bina untuk langkah-langkah mitigasi,” jelasnya. (inu/wia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita