Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Dua Tahun, Setor Sampah Tiap Jumat: SMPN 5 Jogja Jadi Penggerak Mas Jos Program Pemkot Jogja

Magang Radar Jogja • Kamis, 2 Oktober 2025 | 02:55 WIB
Sosialisasi program Mas Jos kepada SMPN 5 Jogja.
Sosialisasi program Mas Jos kepada SMPN 5 Jogja.

JOGJA – Pemkot Jogja menggencarkan program peduli lingkungan dan sampah sejak 28 Juni. SMP Negeri 5 Jogja menjadi salah satu institusi pendidikan yang ditunjuk sebagai penggeraknya.

Ini menjadi bentuk kepedulian pemkot terhadap isu sampah yang tak kunjung usai.

Kepala Sekolah SMP Negeri 5 Jogja Siti Arina Pujiastuti mengatakan, kegiatan peduli sampah diadakan di sekolahnya dengan harapan para siswa dapat menjadi panutan sekolah lain di Jogja agar sadar akan kebersihan dan pengelolaan sampah dengan benar.

Pun pengalaman yang didapatkan bisa diterapkan di lingkungan pribadi maupun masyarakat umum.

 “Semoga anak-anak bisa menjadi generasi yang peduli lingkungan. Ilmu yang diperoleh tidak hanya diterapkan di sekolah tetapi juga bisa diterapkan di rumah maupun lingkungan masyarakat.” ujarnya.

Sekolah ini telah menjalankan program pengelolaan sampah sendiri sejak dua tahun lalu.

Kegiatan ini didukung penuh dan melibatkan seluruh siswa-siswi, guru atau seluruh tenaga pendidik, staf dan cleaning service.

Salah satu kegiatannya adalah setiap siswa akan menyetor sampah setiap hari Jumat kepada guru, tenaga pendidik, maupun cleaning servis.

“Dari guru, tenaga pendidik, dan cleaning service setiap Jumat akan menerima setoran sampah dari anak-anak yang sudah dilaksanakan sejak dua tahun,” jelasnya.

Adapun, setiap anak yang ikut berpartisipasi aktif dalam pengelolaan sampah dan memberikan dampak yang signifikan akan diberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi.

Diharapkan, hal ini menjadi motivasi bagi anak-anak lain untuk ikut terlibat aktif juga dan memberikan dukungan penuh dalam mengelola sampah dan menjaga lingkungan.

Kegiatan yang dilakukan didasari oleh beberapa poin yang akan menjadi tujuan yaitu dapat memilah sampah.

Sampah yang dipilah adalah sampah organik mentah maupun sampah organik matang.

Pembuatan bank sampah menjadi wadah yang sangat efektif untuk menampung sampah dan bisa dikelolah dengan baik.

Penggunaan wadah yang bisa digunakan kembali seperti piring, kotak bekal dan lain sebagainya.

Penggunaan wadah tersebut bertujuan untuk mengurangi penggunaan sampah plastik dan pemerintah juga menegaskan untuk melarang penggunaan sampah plastik.

 Baca Juga: Satu Dapur MBG di Kecamatan Petanahan, Kebumen Ditutup Pasca-Insiden Keracunan, Akan Dibuka setelah Proses Investigasi

Pengelolaan akhir dari sampah organik mentah dan organik matang akan dikelola setiap kelurahan.

Nanti tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan yang semakin bersih, tetapi juga menjadi salah satu sumber rejeki lewat hasil pengelolaan sampah menjadi sesuatu yang memiliki nilai jual.

Ketua Komisi C DPRD Kota Jogja Bambang Seno Baskoro mengatakan, peduli lingkungan dan cermat mengelola sampah tidak hanya dilakukan dan digerakan oleh siswa-siswi saja, tetapi melibatkan banyak lembaga juga.

Sebagai bentuk penerapan nilai pancasila program ini mengajak untuk semua pihak ikut terlibat.

“Ini adalah panca kita bersama dalam menjaga dan merawat lingkungan, panca bagi pemerintah, panca masyarakat, dan rekan-rekan dan pihak  swasta lainnya. Sekolah juga ikut serta untuk menyukseskan program Mas JOS,” tambahnya. (mg3/wia)

 

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#Mas JOS #Penggerak #Pemkot Jogja #Sampah #smpn 5 jogja