JOGJA - Presiden Timor Leste Jose Ramos Horta melakukan kunjungan ke Universitas Gadjah Mada (UGM) Kamis (31/7). Dalam kunjungan kali keduanya di UGM, peraih Nobel Perdamaian ini memuji UGM sebagai perguruan tinggi istimewa bagi Timor Leste.
”Almameter bagi ribuan warga Timor Leste,” jelas Ramos Horta usai menyampaikan kuliah umum.
Ada beberapa pejabat dan tokoh yang hadir dalam kuliah umum yang diselenggarakan di ruang Balai Senat itu. Antara lain, Wakil Menteri Luar Negeri Arif Havas Oegroseno, Rektor UGM Ova Emilia, dan Todung Mulya Lubis.
"Program KKN UGM secara konsisten ditujukan untuk mengatasi permasalahan masyarakat dan berkontribusi pada pembangunan nasional," ujarnya.
Program ini dilaksanakan berdasarkan prinsip-prinsip kokreasi, pembiayaan bersama, keberlanjutan, fleksibilitas, dan pendekatan multidisiplin. Sehingga memungkinkan program ini untuk memupuk kesiapan lulusan menjadi pemimpin yang kreatif dan proaktif.
Program KKN juga berfungsi sebagai ruang belajar bersama, dan memungkinkan mahasiswa belajar bersama satu sama lain. Para mahasiswa KKN juga bekerja dalam kelompok atau bermitra dengan para pemangku kepentingan di masyarakat. (oso/zam)
Editor : Herpri Kartun