JOGJA - Kegiatan bertajuk “Selapan Pinggir Dalan” menjadi acara yang dihelat Dinas Koperasi dan UKM DIY dalam rangka memperingati Hari Koperasi ke-78. Diawali jalan sehat, dilanjutkan senam zumba, lomba karaoke, dan bazar pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM). Semua itu mewarnai kegiatan yang dipusatkan di depan kantor Dinas Koperasi dan UKM DIY Jalan Cokroaminoto No. 162 Tegalrejo, Yogyakarta.
“Kami juga adakan pelatihan membuat produk berbasis ekonomi sirkular seperti eco-brick, sebagai bagian dari pengembangan potensi lokal secara berkelanjutan,” ujar Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY Srie Nurkyatsiwi di sela acara yang berlangsung pada Sabtu (26/7).
Dikatakan, Selapan Pinggir Dalan bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui koperasi. Kemudian mendorong kesetaraan agar koperasi dapat mencapai keadilan dan kemakmuran bagi seluruh anggotanya.
“Selapan Pinggir Dalan akan kami adakan setiap 35 hari sekali," ujar birokrat yang akrab disapa Siwi ini. Ini selaras dengan makna selapan yakni 35 hari. Sedangkan pinggir dalan artinya di pinggir jalan.
Siwi menjelaskan, selapan pinggir dalan diadakan guna memberikan ruang edukasi para pelaku UMKM di Kota Jogja. Mereka bisa berkomunikasi dengan konsumennya. Dewasa ini para pelaku UMKM itu dituntut bisa mempromosikan produknya secara menarik.
Siwi dalam menyelenggarakan acara selapan pinggir dalan
bersinergi dengan berbagai lembaga. Instansinya juga mendapatkan dukungan dana keistimewaan (danais) untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan yang mendukung promosi produk-produk UMKM secara kreatif.
Kali pertama penyelenggaraan selapan pinggir dalan diikuti 60 pelaku UMKM. Di antaranya, 16 UMKM berasal dari Kemantren Tegalrejo. Mereka menjajakan beraneka macam produk. Mulai dari penganan ringan, makanan tradisional, hingga berbagai jenis minuman.
Sejak acara dimulai pukul 06.00 masyarakat antusias. Mereka sudah memadati lokasi yang berada di selatan pertigaan Jati Kencana. Tak begitu jauh dari Monumen Pangeran Diponegoro, Sasana Wiratama Tegalrejo. Setelah terbilang sukses, Siwi berencana tetap mengadakan evaluasi terhadap penyelenggaran Selapan Pinggir Dalan yang diadakan kali pertama. “Kami ingin kegiatan bisa terus berkembang menjadi lebih baik lagi,” katanya.
Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan. Dia hadir ke lokasi didaulat mengibaskan bendera sekaligus melepas peserta jalan sehat. Selain Wawan, tampak pula jajaran pejabat Pemda DIY.
Antara lain Asisten Perekonomian dan Pembangunan Tri Saktiyana, Paniradya Pati Kaistimewan Aris Eko Nugroho, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Yuna Pancawati, Kepala Biro Organisasi Ana Windyawati serta Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Faishol Muslim.
Wawan menilai, kegiatan Selapan Pinggir Dalan merupakan upaya pemerintah daerah menghadirkan sentra ekonomi baru di wilayah utara. Itu karena selama ini pertumbuhan ekonomi di Kota Jogja masih terpusat di kawasan tengah.
"Harapannya acara ini bisa menjadi embrio. Ini tadi saya lihat produknya cukup bagus. Respons masyarakat juga baik,” pujinya memberikan apresiasi. Peserta jalan sehat Kartinah menyambut positif kegiatan Selapan Pinggir Dalan . Di samping menyehatkan acara ini juga meriah karena menghadirkan berbagai pelaku UMKM.
Sedangkan salah satu pelaku UMKM Yuni Tuti Wijayanti mengaku senang dapat ikut acara Selapan Pinggir Dalan ini. Dia ingin ke depan acara tersebut semakin sering diadakan. “Harapannya agar UMKM bisa dikenal lebih luas oleh masyarakat," kata Pemilik usaha Yuni Dai Fukumochi by Gemoy itu. (ayu/kus)
Editor : Sevtia Eka Novarita