Itu disebabkan adanya temuan sampah yang dibuang sembarangan di area sekitaran Malioboro pada Selasa (1/4).
Bahkan, keberadaan sampah tersebut viral di media sosial.
Dalam video yang viral tersebut, terdapat tumpukan sampah berupa plastik, bungkus makanan, serta sisa-sisa kemasan lainnya.
Sampah itu menumpuk di satu area yang berada di salah satu sudut Malioboro.
Menanggapi hal tersebut, Kepala UPT Cagar Budaya Malioboro Ekwanto mengaku sejauh ini belum mendapatkan laporan terkait adanya tumpukan sampah tersebut.
Namun pihaknya memastikan jika pada momentum Lebaran kali ini area Malioboro akan terbebas dari sampah yang berserakan.
"Untuk kasus tersebut nanti akan kami komunikasikan," jelasnya, Selasa (1/4) siang.
Menurut Ekwanto, pada momentum Lebaran kali ini pihak UPT Cagar Budaya Malioboro telah melakukan patroli untuk menjaga kebersihan sampah di seluruh area Malioboro.
Patroli tersebut sudah mulai sejak H-7 Lebaran dan akan berlangsung hingga H+7 Lebaran nanti.
"Kalau sampahnya penuh akan kami kurangi. Karena setiap hari ada pasukan sepeda yang menyisir sampah dan kami melakukan penyisiran itu selama 24 jam," ungkapnya.
Atas peristiwa tersebut, Ekwanto mengimbau kepada seluruh pengunjung Malioboro, baik wisatawan ataupun masyarakat setempat supaya jangan sampai membuat sampah sembarangan di area sekitaran Malioboro.
"Malioboro kami jamin tetap bersih. Tapi untuk yang divideo tersebut ampai sekarang belum ada laporan," cetusnya.
Tak lupa Ekwanto juga berharap kepada seluruh pengunjung Malioboro bisa sadar akan kebersihan.
"Sampah tidak hanya menjadi problem dari pemerintah saja. Tapi masyarakat juga harus ikut membantu supaya Malioboro tetap nyaman untuk semuanya," lontarnya. (ayu).
Editor : Bahana.