JOGJA - Upaya Pemkot Jogja menjadikan depo di Kota Jogja bersih dari sampah terus digencarkan.
Teranyar ini, Depo Mandala Krida mulai dibersihkan. Depo tersibuk yang memiliki tumpukan sampah cukup tinggi di kota itu ditarget bersih total sebelum Lebaran.
Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jogja Ahmad Haryoko mengatakan, pembersihan Depo Mandala Krida sudah dimulai Kamis (13/3/2025).
Pembersihan pada hari pertama itu berhasil mengangkut 50 ton sampah atau setara dengan 10 armada truk.
“Untuk depo Mandala Krida baru 10 truk karena depo lain juga butuh pengurangan. Target minggu depan depo Mandala bisa kami kurangi lebih banyak,” ujar Haryoko saat dikonfirmasi, Kamis(13/3/2025).
Haryoko menjelaskan, setidaknya dibutuhkan 90 truk sampah agar dapat membersihkan total depo tersebut.
Sehingga DLH masih membutuhkan sekitar 80 truk sampah lagi untuk target bersih maksimal sebelum Lebaran.
Pantauan Radar Jogja, kondisi Depo Mandala Krida hingga saat ini masih terlihat ada tumpukan sampah, terutama di bagian belakang depo yang cukup padat.
Sementara itu, di bagian depan depo, jumlah sampah sudah mulai berkurang. Di sekitar area depo juga terparkir beberapa gerobak sampah.
Selain itu, bagian depan depo ditutup dengan terpal dan dijaga oleh sejumlah petugas linmas.
Sesuai arahan dari kepala daerah, Pemkot Jogja menargetkan agar 14 depo sampah se-kota tersebut bersih sebelum Lebaran.
Pada pekan ini, sejumlah depo yang menjadi fokus pembersihan, antara lain Depo Purawisata, Depo RRI Kotabaru, Depo Ngasem, Depo Gembiraloka, dan Depo Tamansari.
Pembersihan depo-depo sampah di Kota Jogja kini tengah dikebut, menyusul disetujuinya pembuangan 4.000 ton sampah ke tempat pembuangan akhir (TPA) Piyungan oleh Pemprov DIY.
“Insyaallah, sebelum Lebaran, (seluruh depo) sudah bersih,” ujarnya.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo mengatakan, pemkot terus berupaya untuk mempercepat penanganan masalah sampah.
Bahkan, untuk mencegah kesan kumuh di depo-depo sampah, rencananya akan dibangun taman di setiap depo.
Pembangunan taman di depo-depo sampah ini bertujuan untuk memberikan energi positif dan merubah citra depo yang selama ini dianggap tempat yang menjengkelkan menjadi ruang yang nyaman dipandang.
Pada Senin (10/3/2025), pemkot resmi memulai pembangunan taman di Depo Purawisata yang terletak di Jalan Brigjen Katamso. Lokasi ini akan menjadi pilot project sebelum program serupa diterapkan di depo lainnya.
“Ketika depo-depo sudah dibersihkan nanti dibangun taman dan disiagakan truk. Sehingga depo tidak lagi untuk menumpuk sampah,” bebernya. (inu/wia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita