JOGJA - Pemkot Jogja mulai mengambil langkah cepat dalam menangani masalah sampah dengan melakukan pembersihan depo-depo sampah di berbagai lokasi.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, pemkot juga membangun taman di depo-depo yang sudah dibersihkan, mengubahnya menjadi ruang publik yang lebih hijau dan nyaman.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo mengatakan, pembangunan taman di depo sebagai upaya memberi energi positif.
Sehingga depo yang selama ini dikenal sebagai tempat yang menjengkelkan bisa berubah menjadi tempat yang nyaman dipandang.
Pemkot Jogja sudah resmi melaksanakan pembangunan taman salah satunya di Depo Purawisata yang berada di Jalan Brigjen Katamso Senin (10/3/2025).
Lokasi tersebut menjadi pilot project sebelum depo lain nantinya akan disasar program yang sama.
“Ketika depo-depo sudah dibersihkan nanti dibangun taman dan disiagakan truk. Sehingga depo tidak lagi untuk menumpuk sampah,” ujar Hasto saat ditemui di Depo Purawisata.
Bupati Kulon Progo 2011-2019 itu pun menarget, 14 depo yang ada di Kota Jogja akan bersih dalam waktu 100 hari masa jabatannya.
Upaya untuk mengantisipasi penumpukan kembali sampah di depo yang sudah bersih pun juga sudah disiapkan.
Adapun bentuk programnya, dilakukan dengan memastikan tempat pembuangan akhir (TPA) dan insinerator tetap masih beroperasi untuk menampung sampah.
Bersamaan dengan itu pula, pemkot juga akan memberi edukasi kepada masyarakat tentang pemilahan sampah.
Di samping itu, Hasto juga mendorong agar pihak-pihak di bawah naungan pemerintah seperti pasar, puskesmas, dan sekolah mampu untuk mengolah sampahnya secara mandiri.
Kemudian pihak swasta seperti hotel pun juga dilarang untuk membuang ke depo.
“Sampah di hulu memang saya hadang, namun saya hadang-nya realistis. Karena pasar, sekolah, dan puskesmas bisa dan mampu mengolah sampah mandiri,” tegasnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jogja Agus Tri Haryono menyatakan, pada pekan ini pihaknya bakal membersihkan empat depo lain.
Di antaranya depo Ngasem, Tamansari, Mandala Krida, dan Gembira Loka.
Dia pun optimistis, selama 100 hari kerja wali kota terpilih pihaknya mampu membersihkan 14 depo.
Bahkan Agus menarget saat Hari Raya Idul Fitri seluruh depo yang ada di Kota Jogja bisa bersih seperti depo Purawisata.
“Empat belas depo kita selesaikan sampai Lebaran,” imbuhnya. (inu/wia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita