JOGJA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DIY pastikan Gedung Agung Jogja batal menjadi lokasi kumpul seluruh kepala daerah yang akan melakukan pembekalan di Magelang. Selain itu biaya operasional kepala daerah saat pembekalan resmi seluruhnya ditanggung pemerintah pusat.
"Ada surat terbaru dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang berisi tentang perubahan-perubahan kebijakan teknis pembekalan di Magelang," ujar Sekretaris Provinsi (Sekprov) DIY, Beny Suharsono saat dikonfirmasi, Jumat (14/2/2025).
Surat Mendagri Nomor 200.5/692/SJ berisi tentang pembiayaan kegiatan orientasi kepemimpinan bagi kepala daerah dan wakil kepala daerah tahun 2025. Surat tersebut untuk menyusuli Surat Edaran (SE) Mendagri Nomor 200.5/628/SJ yang telah diterbitkan pada 11 Februari 2025.
"Biaya retreat kepala daerah (pembekalan) ditanggung seluruhnya oleh Pemerintah Pusat," tuturnya.
Informasi sebelumnya biaya operasional pembekalan ditanggung oleh Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) di maisng-masing kabupaten/kota. Namun saat ini biaya tersebut seluruhnya ditanggung pemerintah pusat. Artinya Pemerintah daerah tidak perlu membayar dengan metode cost sharing.
"Dari DIY belum ada yang transfer," jelasnya.
Beny juga menyampaikan pembatalan rencana Gedung Agung Jogja yang akan digunakan untuk berkumpulnya para kepala daerah se Indonesia sebelum berangkat ke Magelang, Jawa Tengah. Menurut informasi terbaru, mereka akan langsung dari Jakarta menuju ke Magelang.
"Lah saya belum tahu apakah dari Jakarta naik pesawat, kereta atau perjalanan darat, yang jelas tidak dari Jogja," tegasnya.
Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kabupaten Sleman Aris Herbandang menambahkan sedang dalam proses revisi anggaran setelah adanya informasi biaya pembekalan ditanggung pemerintah pusat. Pemkab Sleman sama sekali tidak mengeluarkan anggaran untuk agenda pembekalan di Magelang.
"Biaya retreat itu sudah ditanggung oleh APBN ya sudah kita cancel penganggarannya," ujarnya.
Mulai tanggal 18 Februari akan ada pengambilan tool kit di Jakarta. Selanjutnya registrasi untuk pembekalan dimulai tanggal 20 setelah pelantikan kepala daerah di Jakarta.
"Makanya biar kami dulu yang mengkondisikan di Akmil (Magelang) untuk barang-barang dan keperluan yang lain kami masukkan dulu ke sana," tuturnya.
Jadwal kepala daerah di hari mendekati pelantikan dipastikan akan padat. Mulai tanggal 16 Februari melakukan registrasi dan cek kesehatan di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Mendagri). Tanggal 18 melakukan gladi kotor di Istana Negara, Jakarta.
"Tanggal 19 gladi bersih di Istana Negara Jakarta dan tanggal 20 pelantikan," terangnya. (oso)
Editor : Iwa Ikhwanudin