Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

PHRI DIY Targetkan Okupansi Hotel 85 Persen pada Libur Panjang Akhir Januari 2025

Gregorius Bramantyo • Sabtu, 18 Januari 2025 | 03:40 WIB

 

PHRI DIJ menyebut, angka okupansi di kawasan Malioboro bahkan mencapai 95,8 persen. Di Kota Jogja, okupansi hotel rata-rata mencapai 90 persen.
PHRI DIJ menyebut, angka okupansi di kawasan Malioboro bahkan mencapai 95,8 persen. Di Kota Jogja, okupansi hotel rata-rata mencapai 90 persen.

JOGJA – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY memasang target okupansi hotel sebesar 85 persen pada periode libur panjang di akhir Januari. Sebab saat ini, tingkat reservasi hotel untuk periode tersebut sudah mencapai 30-50 persen.

“Untuk (libur) tanggal 25-31 Januari,” kata Ketua PHRI DIY Deddy Pranowo Eryono Jumat (17/1/2025).

Berdasarkan pengalaman, tingkat reservasi biasanya akan meningkat tajam dalam dua hari sebelum dimulainya periode libur panjang. Di samping itu, Deddy menyebut bahwa tren saat ini menunjukkan wisatawan cenderung langsung datang ke hotel tanpa melakukan reservasi terlebih dahulu. Hal ini tentunya turut mempengaruhi tingkat okupansi yang terus bertumbuh menjelang libur panjang.

Dia memperkirakan, angka capaian reservasi hotel selama libur panjang akhir Januari diperkirakan akan mirip dengan capaian pada periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Pada momen Nataru, sektor pariwisata DIY didominasi oleh wisatawan keluarga dan kelompok swasta yang mengunjungi berbagai destinasi wisata.

Menjelang libur panjang ini, Deddy menyebut persiapan yang dilakukan oleh pengelola hotel di DIY tidak berbeda jauh dari persiapan yang dilakukan pada perayaan hari libur lainnya. Hotel-hotel sudah menyiapkan berbagai paket menginap, dinner, serta acara untuk merayakan Imlek. "Wilayah tengah kemungkinan (okupansi, Red) bisa 95 persen," ujar Deddy.

Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) DIY Bobby Ardianto memprediksi, adanya lonjakan jumlah wisatawan pada libur panjang akhir Januari 2025. Meski begitu, dia menekankan bahwa lonjakan ini kemungkinan tidak akan sebesar yang terjadi pada libur Nataru kemarin.

Menurutnya, distribusi wisatawan pada libur kali ini lebih merata dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Di mana banyak wisatawan yang lebih memilih untuk berkunjung ke daerah lain di DIY setelah memadati kawasan kota. “Sebaran wisatawan sudah lebih baik dibanding tahun sebelumnya. Meskipun okupansi masih diutamakan di kota sebelum di kabupaten," jelas Bobby. (tyo/eno)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#nataru #phri diy #Reservasi hotel #januari #Libur Panjang #okupansi hotel #DIY #periode #phri #okupansi #Natal dan tahun baru (nataru) #Wisatawan #Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia