JOGJA - Potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama masa libur natal dan tahun baru (nataru) menjadi perhatian aparat kepolisian di Kota Jogja.
Upaya pengamanan pun dilakukan oleh Polresta Yogyakarta melalui Operasi Lilin Progo 2024-2025.
Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Aditya Surya Dharma mengatakan, dalam operasi tersebut pihaknya bakal mengerahkan 856 personel gabungan.
Jumlah personel yang akan bersiaga mengamankan masa libur nataru itu kemungkinan akan lebih besar karena nantinya didukung Polda DIY.
Menurut Aditya, selama masa libur panjang ini pihaknya menaruh perhatian pada beberapa potensi gangguan kamtibmas.
Misalnya terkait dengan meningkatnya volume kendaraan yang berdampak pada kemacetan.
Kemudian juga ancaman terorisme, kejahatan konvensional, serta antisipasi kasus-kasus kecelakaan lalu lintas dan kejahatan jalanan.
Kapolresta menyebut, dalam upaya pengamanan masa libur nataru pihaknya juga akan menaruh perhatian lebih pada lokasi-lokasi yang menjadi pusat keramaian wisatawan.
Yakni sepanjang kawasan Tugu hingga Malioboro. Pada lokasi itu nantinya akan dilakukan penebalan pengamanan atau penambahan petugas.
“Kami telah menggelar rapat lintas sektoral bersama Pemkot Jogja untuk memastikan kesiapan menyeluruh dalam pengamanan perayaan Natal dan malam pergantian tahun,” ujar Aditya, Jumat (20/12/2024).
Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jogja Octo Noor Arafat menyampaikan, pihaknya akan mendukung aparat kepolisian untuk mengamankan masa libur nataru.
Upayanya dilakukan dengan melaksanakan operasi Jogo Nataru yang dimulai dari tanggal 24 Desember 2024 hingga malam pergantian tahun.
Sementara selama Operasi Lilin Progo 2024, kata Octo, pihaknya akan mengerahkan 300 personel serta ditambah 88 personel dari satlinmas.
Ratusan personel itu nantinya akan ditugaskan untuk mengantisipasi potensi gangguan ketertiban umum.
“Kawasan Malioboro menjadi salah satu fokus utama untuk menjaga kelancaran lalu lintas sekaligus memberikan rasa aman bagi wisatawan,” tegas Octo. (inu)
Editor : Iwa Ikhwanudin