Kelompok Tani Winongo Asri menjadi salah satu kelompok tani di Kota Jogja yang cukup sukses dalam memproduksi bahan pangan.
Meskipun lokasinya di tengah perkotaan, kelompok tani tersebut dapat mendukung berbagai program peningkatan gizi masyarakat.
Termasuk siap menyuplai kebutuhan bahan pangan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Iwan Nurwanto, Jogja
Bagi sebagian orang mungkin banyak yang tidak mengira ada lahan pertanian di tengah wilayah perkotaan.
Bahkan jika lokasinya terletak dan harus masuk ke gang-gang sempit yang ada di wilayah Patangpuluhan, Wirobrajan, Kota Jogja.
Namun hal tersebut dibuktikan oleh Kelompok Tani Winongo Asri.
Kelompok tani ini mampu memaksimalkan kawasan pinggir Sungai Winongo untuk menjadi lahan pertanian.
Tidak main-main, hasil panennya bahkan mampu untuk menyuplai kebutuhan sayur bagi sejumlah wilayah di DIY.
Sekretaris Kelompok Tani Winongo Asri Wulan mengatakan, kelompok tani yang dikelolanya sudah mampu memproduksi bahan pangan.
Baca Juga: Destinasi Wisata HeHa Ocean View Cocok untuk Perayaan Malam Tahun Baru dengan View Samudra Hindia
Meliputi sayur-sayuran seperti selada dan bayam, kemudian komoditas ikan seperti gurami, nila dan lele, serta buah-buahan seperti kelengkeng dan pepaya.
Wulan membeberkan, bahwa Kelompok Tani Winongo Asri sendiri sudah didirikan oleh masyarakat sejak tanggal 11 Januari 2024 lalu.
Selama empat tahun berjalan, kelompok tani Winongo Asri sudah berkembang pesat.
Bahkan bisa untuk menyuplai kebutuhan bahan pangan bagi masyarakat sekitar.
Lebih dari itu, kata Wulan, Kelompok Tani Winongo Asri untuk sekarang juga telah bisa memasok kebutuhan sayuran untuk kabupaten/kota di DIY.
Produksinya pun cukup besar. Contohnya saja untuk selada, kelompok tani tersebut mampu untuk mencukupi kebutuhan selada sebesar 100 kilogram bagi kabupaten Gunungkidul.
“Selada salah satu komoditas dari kami yang menjanjikan. Kami sudah memasok kepada warung makan dan restoran di sekitar wilayah kami, lalu reseller, serta dari Gunungkidul sebesar 100 kilogram yang diambil secara bertahap untuk kebutuhan natal dan tahun baru,” ujar Wulan saat ditemui, Selasa (17/12/2024).
Wulan melanjutkan, bahwa Kelompok Tani Winongo Asri juga siap apabila nantinya diberikan mandat untuk memasok kebutuhan bahan pangan bagi program MBG.
Dia memastikan, kelompok tani akan memproduksi bahan pangan lebih besar lagi agar kebutuhan bahan pangan bisa tercukupi.
Lebih dari itu, apabila memang ada kontrak untuk menyuplai kebutuhan bahan pangan dalam program MBG.
Wulan memiliki rencana untuk mengembangkan lebih besar lagi sektor produksi dari kelompok tani.
Misal menambah peternakan ayam agar bisa membantu kebutuhan telur dan daging.
Di satu sisi, kata dia, dengan berkembangnya sektor produksi dari Kelompok Tani Winongo Asri tentunya juga dapat mendukung program pemerintah kota dalam pemenuhan gizi masyarakat.
Sebab, Wulan memiliki proyeksi dengan adanya produksi telur dan daging ayam dapat membantu pengentasan stunting di tingkat RW Patangpuluhan.
“Kami punya rencana menjadi kelompok tani yang terintegrasi. Jadi ada sayuran, ikan, dan yang belum tinggal peternakan ayam, terutama untuk produk telurnya. Sehingga nanti bisa mendukung program pengentasan stunting di lingkungan kami,” terang Wulan.
Editor : Winda Atika Ira Puspita