Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Jumlah Penumpang Kereta Api di Daop 6 Jogja Naik 12 Persen Saat Pilkada 2024, Kenaikan Sudah Sejak H-2 Pemungutan Suara

Gregorius Bramantyo • Kamis, 28 November 2024 | 00:53 WIB

 

ilustrasi suasana Stasiun Tugu
ilustrasi suasana Stasiun Tugu



JOGJA – Jumlah penumpang kereta api di KAI Daop 6 Jogja mengalami kenaikan saat Pilkada serentak 2024. Peningkatan jumlah penumpang ini bahkan sudah terlihat sejak Senin (25/11/2024), dua hari sebelum pelaksanaan Pilkada.

Baca Juga: HB X Beserta Keluarga Kasultanan Memberikan Hak Pilih di TPS 006 Kraton, Sampaikan Pesan Kondusivitas Ke Warga Jogja

Manajer Humas KAI Daop 6 Jogja Krisbiyantoro menyampaikan, jumlah volume penumpang keberangkatan di seluruh stasiun Daop 6 pada periode 25-26 November 2024 mencapai 30.158 penumpang. Pihaknya mencatat kenaikan jumlah penumpang hingga 12 persen jika dibandingkan hari biasa pada periode yang sama di pekan sebelumnya, yakni 18-19 November 2024. Di mana mengangkut 26.946 penumpang.“Keberangkatan penumpang selama dua hari periode tersebut paling banyak ada di Stasiun Tugu sebanyak 9.820 penumpang, lalu Stasiun Lempuyangan sebanyak 7.878 penumpang, dan Stasiun Solobalapan sebanyak 4.871 penumpang," ujar Kris, Rabu (27/11/2024).

Baca Juga: Pengabdian Karyawan, Tanpa Ada Uang Tambahan, Disdukcapil Kota Jogja Tetap Buka di Tengah Libur Pemungutan Suara
Sementara itu, jumlah kedatangan penumpang pada periode yang sama mencapai 23.665 penumpang. Sedangkan jumlah kedatangan penumpang selama dua hari periode tersebut paling banyak ada di Stasiun Tugu sebanyak 12.684 penumpang, lalu Stasiun Lempuyangan sebanyak 5.789 penumpang, dan Stasiun Solobalapan sebanyak 3.974 penumpang.

Daop 6 Jogja memastikan proses pemungutan suara pada Pilkada serentak ini tidak akan mengganggu operasional kereta api. Para pekerja operasional di KAI seperti masinis, kondektur, pengatur perjalanan kereta api (PPKA), termasuk petugas perawatan sarana dan prasarana bekerja dengan shift. Sehingga bagi petugas yang sedang tidak bekerja bisa menyalurkan hak nya untuk ikut memilih pimpinan daerah."Kami memahami pentingnya mobilitas selama Pilkada. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk menyediakan layanan yang optimal bagi seluruh penumpang," kata Kris.

Baca Juga: Dorong Inovasi Bisnis Perumahan, BTN Gelar Ajang Kompetisi Housingpreneur

Dengan dukungan layanan kereta api, dia berharap tingkat partisipasi masyarakat dalam Pilkada ini meningkat. Sehingga menciptakan demokrasi yang lebih kuat dan inklusif. (tyo)

 

Editor : Din Miftahudin
#pilkada 2024 #PT KAI #kenaikan #penumpang kereta api