Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Festival Paralayang Mengenalkan Spot Destinasi Paralayang di Kalibawang, Kulon Progo Yang Menantang, Daya Tarik Sport Tourism

Anom Bagaskoro • Senin, 18 November 2024 | 03:26 WIB

 

 

MENDARAT: Atlet Paramotor mendarat di Lapangan Boro Banjarasri Kalibawang.
MENDARAT: Atlet Paramotor mendarat di Lapangan Boro Banjarasri Kalibawang.

 

KULON PROGO - Festival Paralayang 2024 diadakan di Lapangan Boro, Banjarasri, Kapanewon Kalibawang, Sabtu (17/11). Festival yang digelar oleh Dinas Pariwisata Kulon Progo ini, bertujuan untuk mengenalkan spot wisata paralayang baru. Sekaligus, memperkenalkan adanya paralayang sebagai olahraga dan daya tarik wisata sport tourism.

Kepala Pengurus Provinsi Paralayang DIY Alfari menyampaikan, spot paralayang di Kalibawang menjadi tempat baru bagi penggiat paralayang sepertinya. Pada tiga tahun lalu spot ini telah di uji coba oleh penggiat paralayang. Uji coba tersebut, kemudian sambut baik oleh Dinas Pariwisata dan Kalurahan Banjarasri."Dibuatkan tempat take off di Girisembung tempat awal kami berlatih," ucap Alfari.

 Alfari menyampaikan, di DIY tempat paralayang hanya ada di Pantai Parangtritis. Namun, tempat ini hanya bisa digunakan selama tiga bulan dari Oktober hingga November. Lantaran, paralayang membutuhkan angin timur yang bergantung pada cuaca. Sedangkan, di Kalibawang angin timur bisa ditemui sepanjang 1 tahun.

Deretan bukit di barisan Perbukitan Menoreh juga menambah faktor kebelangsungan paralayang. Sebab, angin yang mengarah ke perbukitan memudahkan paralayang untuk terbang lebih lama dibandingkan di Pantai Parangtritis. Udara sejuk juga mendukung penerbangan di wilayah utara."Kalau untuk tandem atau wisatawan bisa melihat pemandangan barisan perbukitan dan merapi," ujarnya.

 Alfari menyinggung, sebelum Kalibawang ditetapkan sebagai spot wisata baru paralayang, berbagai upaya telah dilakukan. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan keamanan selama terbang di atas langit Kalibawang. Federasi Air Sport Indonesia (Fasi) telah melakukan survei di tempat takeoff maupun landaaan. Mereka memastikan dan mensimulasikan wisatawan bisa terbang aman dan nyaman.

  Kepala Dinas Pariwisata Kulon Progo Joko Mursito menyampaikan, festival paralayang mencoba mengenalkan potensi spot tourism berupa paralayang. Pihaknya dengan dukungan Dana Keistimewaan telah mempersiapkan sarana prasarana untuk mendukung wisata paralayang."Untuk tempatnya di Girisembung, kami telah membangun fasilitas terbang dan infrastruktur pendukung lainnya," ujarnya.

 Fasilitas paralayang girisembung akan rampung pada Desember 2024. Sehingga, di awal tahun 2025 dapat segera digunakan, dan mampu menarik kunjungan wisatawan. Pihaknya akan menargetkan tak hanya kunjungan wisatwan domestik, tetapi juga menarik wisatawan mancanegara. (gas/din)

Editor : Din Miftahudin
#Dispar Kulonprogo #kalibawang #menantang #FASI #FASI DIY #Spot Paralayang #sport tourism