JOGJA - PSIM Jogja “melumat” Persikas Subang dengan skor telak 5-0 di pekan ketujuh lanjutan kompetisi Pegadaian Liga 2 musim 2024/2025 di Stadion Mandala Krida, Jogja, Sabtu (12/10).
Lima gol tim berjuluk Laskar Mataram itu diciptakan dari Yudha Alkanza pada menit ke-9. Rafinha dua gol di menit ke-12 (pinalti) dan menit ke-56. Dua gol lainnya disumbangkan oleh Arya Gerryan (39) dan Savio Sheva (78).
Hasil tersebut tentu menjadi akhir dari puasa kemenangan PSIM di tiga laga sebelumnya. Tambahan tiga poin mengantarkan PSIM Jogja naik ke peringkat kedua klasemen sementara Grup 2 dengan torehan 11 poin dari enam laga yang telah dijalani. PSIM kalah dari Persijap Jepara yang mengemas 12 poin. Sedangkan untuk posisi ketiga Bhayangkara FC dengan torehan 11 poin, sama seperti PSIM Jogja. Namun tim dari Polri ini masih kalah head to head dan agresivitas gol dengan Laskar Mataram.
Bagi Persikas Subang, kekalahan ini semakin menenggelamkan mereka di dasar klasemen. Dari enam laga yang telah dimainkan, tim berjuluk Singa Subang ini belum pernah mencicipi sekali pun kemenangan. Mereka hanya berhasil mencatatkan satu kali imbang dan lima kali kekalahannya.
Pelatih PSIM Jogja Seto Nurdiyantoro mengatakan hasil yang didapat oleh timnya dilaga kali ini menurutnya cukup maksimal buat tim. Karena selain berhasil mendapatkan tiga poin, juga berhasil mencetak banyak gol."Tapi masih banyak evaluasi yang harus diperbaiki agar ke depannya bisa lebih baik," katanya usai pertandingan.
Seto juga mengungkapkan selamat kepada manajemen PSIM Jogja, para pemain, dan para suporter yang sudah mendukung Laskar Mataram dengan berbagai macam cara, ada yang dengan diam dan ada yang berontak. "Support yang positif harapannya tidak menjadikan beban pemain. Apapun itu ini dinamika sepa kbola. Tujuan kami tentu seperti impian kami semula. Semoga ada sinergi positif untuk semuanya," ujarnya.
Kendati demikian, Seto tetap berharap agar para pemain tidak jemawa atas kemenangan besar yang berhasil diraih dalam laga kali ini. Mantan pelatih PSS Sleman ini juga meminta para anak asuhnya agar ke depan lebih fokus untuk bisa meraih poin demi poin.
Gelandang serang PSIM Jogja Savio Sheva juga mengungkapkan terima kasih kepada suporter yang datang, baik saat tim bermain bagus ataupun bermain jelek."Kemenangan ini saya persembahkan yang berada di stadion dan di rumah. Ini pertandingan yang menegangkan dan semoga membawa kita ke pertandingan berikutnya lebih maksimal lagi," tuturnya.
Pelatih Persikas Subang Mial Armand mengatakan, tiga gol dari PSIM Jogja dibabak pertama itu disebabkan karena kesalahan para pemain, dan itu membuat mental pemain drop. Lalu pada babak kedua para pemain juga tidak dalam kondisi siap, sehingga timnya kebobolan dua gol lagi di babak kedua. "Kami tidak putus asa. Tapi kami akan benahi untuk play off," tegasnya.(ayu/din)
Editor : Din Miftahudin