Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kenang Perjuangan Penyelamatan PMI Kota Jogja, Musala Baru Diberi Nama An-Nashir

Heru Pratomo • Jumat, 11 Oktober 2024 | 13:25 WIB
Plt Ketua PMI Kota Jogja Hakka Astana menerima bantuan karpet untuk musala
Plt Ketua PMI Kota Jogja Hakka Astana menerima bantuan karpet untuk musala

RADAR JOGJA - Nama An-Nashir dipilih untuk dijadikan nama musala baru di kantor PMI Kota Jogja. An-Nashir yang berarti memberi kemenangan untuk hambanya , yang menjamin pertolongan dan pembelaan bagi walinya, dipilih untuk mengenang perjalanan PMI Kota Jogja dalam beberapa tahun terakhir.

 

"Sesuai dengan kehadiran pengurus Plt PMI Kota Jogja saat ini sebagai penolong di tengah carut marutnya PMI Kota Yogyakarta yang bisa terselesaikan,” kata Kepala Bagian Organisasi PMI Kota Jogja, Kardi Kamis (10/10).

 

Musala An-Nashir PMI Kota Jogja sendiri diresmikan dengan menggelar salat magrib berjamaah perdana pada Kamis sore (10/10). Nama An-Nashir merupakan ide dari staf PMI Kota Jogja Nur Edy Hidayatullah. Menurut dia, kehadiran musala baru ini bisa juga ditandai sebagai momentum rasa bersyukur atas pertolongan yang dihadirkan Allah SWT, dalam menjalankan organisasi PMI Kota Jogja. 

Baca Juga: Mengenal Suyanto, Warga Sanden Bantul Sulap Kelapa Gabuk Jadi Hiasan , Per Biji Dikerjakan 15 Menit

Baca Juga: Ada 200 Ijazah Siswa di DIY Masih Ditahan Sekolah, AMPPY Desak Gubernur HB X Menyelesaikan 

Musala baru ini sendiri menjadi bagian dari proses revitalisasi markas PMI Kota Jogja. Lokasinya berada tepat di sisi kiri pintu masuk gedung PMI Kota Jogja. Sebelumnya PMI sudah punya musala tapi di lantai atas dan terbatas hanya untuk pegawai saja yang bisa menggunakan. Kini terbuka untuk umum termasuk pedonor dan keluarganya.

 

"Bisa untuk salat Zuhur, Ashar, Magrib dan Isya, karena kegiatan di unit donor darah kan buka sampai pukul 21.00 malam," tambahnya.

 

Kardi menambahkan, pembangunan musala ini menghabiskan biaya sebesar Rp 300 juta. Selain itu ada juga bantuan dari donatur. Bantuan berupa keramik lantai musala, ruang wudhu, kamar mandi dan teras dari mantan Ketua PMI DIY Herry Zudianto. Selanjutnya ada bantuan berupa karpet Mushala dari Dirlantas Polda DIY, Kombes Pol Alfian Nurrizal, dan bantuan AC dari pengurus PMI Kota Jogja Indana Laazulva. "Ya harapannya bisa dipergunakan sebagaimana fungsinya," kata dia.

 

 

 

 

 

Editor : Heru Pratomo
#musala #Kota Jogja #PMI #DIY