Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Momen Long Weekend Tingkatkan Okupansi Hotel di Jogjakarta, bak Oase bagi Pengusaha Hunian yang Sebelumnya Kehausan

Agung Dwi Prakoso • Senin, 16 September 2024 | 03:30 WIB

 

 

 

Suasana kawasan Malioboro sisi utara, Kota Jogja, Sabtu (14/9).
Suasana kawasan Malioboro sisi utara, Kota Jogja, Sabtu (14/9).

  

JOGJA - Momen long weekend berkaitan Maulid Nabi Muhammad SAW, membawa angin segar bagi para pelaku usaha hunian di Yogyakarta. Okupansi hotel pun menyentuh angka 100 persen dari yang semula hanya 35-40 persen.

Libur panjang jatuh 14-16 September 2024. Ini membawa berkah bagi pengusaha penginapan. Hal itu karena sebelumnya dari Agustus-September, okupansi hotel di Yogyakarta mengalami penurunan.

"Mulai tanggal 13 September mulai terjadi kenaikan dan puncaknya Sabtu (14/9/2024)," ujar Ketua PHRI Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Deddy Pranowo saat dikonfirmasi Minggu (15/9).

Ia mengistilahkan penurunan okupansi itu dengan kehausan, sebab okupansi hanya berkisar 30-40 persen. Mulai mengalami kenaikan yakni Jumat berkisar 60 persen dan sabtu 80-90 persen.

Wilayah tengah,  Malioboro dan sekitarnya yang merupakan pusat pariwisata Jogja bisa menyentuh angka 100 persen.  "Namun per Minggu  (15/9/2024) sudah mulai menurun tapi tidak terlalu signifikan, sekitar 80 persen,"  tuturnya.

Menurutnya, adanya long weekend Maulid Nabi menjadi oase pada pemilik usaha penginapan yang semula ia sebut dengan istilah kehausan. Namun saat Senin (16/9/2024) okupansi mulai menurun. "Karena kan itu wisatawan mulai pulang. Dari data kami, okupansi hari itu hanya 45 persen,"  bebenya.

Wisatawan yang berkunjung rata-rata merupakan wisatawan lokal Indonesia. Namun juga terdapat beberapa dari mancanegara. "DKI, Jawa Timur, Jawa Barat dan Jawa Tengah. Kalimantan dan Sulawesi malah meningkat juga," jelasnya.

Adanya kenaikan wisatawan juga terlihat dari jumlah mobilitas penumpang kereta api. Manager Humas Daop 6 Yogyakarta Krisbiyantoro mengatakan, jumlah keberangkatan penumpang mulai Jumat (13/9) sebanyak 15.159 orang. Selanjutnya Sabtu (14/9/2024) naik menjadi 10.321  orang.

"Hari Minggu (15/9/2024) sebanyak 16.022 dan 22.835 penumpang pada Senin (16/9/2024). Jumlah ini tentunya akan terus meningkat seiring berjalannya waktu," ujarnya. Hal serupa juga terjadi dari data jumlah kedatangan penumpang KA jarak jauh di Daop 6 Jogjakarta. Pada Kamis (12/9/2024) tercatat 18.755 penumpang, Jumat (13/9/2024) sebanyak 22.112 orang, dan Sabtu (14/9/2024) sebanyak 20.560 penumpang. (oso/laz)

Editor : Din Miftahudin
#long weekend #Yogyakarta #Pariwisata #okupansi