Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Siapkan 3.000 Vaksin Rabies, Pemkot Jogja Optimistis Kejar Target Capaian 90 Persen, Begini Strateginya

Iwan Nurwanto • Rabu, 4 September 2024 | 22:23 WIB
Petugas memeriksa kesehatan kucing peliharaan warga sebelum menyuntikan dosis vaksinasi rabies, di Kantor Kelurahan Mantrijeron, Kota Jogja, Rabu (4/9). Foto : Guntur Aga/Radar Jogja
Petugas memeriksa kesehatan kucing peliharaan warga sebelum menyuntikan dosis vaksinasi rabies, di Kantor Kelurahan Mantrijeron, Kota Jogja, Rabu (4/9). Foto : Guntur Aga/Radar Jogja

JOGJA - Pemerintah Kota (pemkot) Jogja melalui Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) mulai melaksanakan vaksinasi rabies di seluruh kelurahan. Vaksinasi yang menyasar hewan peliharaan anjing, kucing dan kera itu ditarget dapat menyentuh capaian 90 persen.

Kepala Bidang Perikanan dan Kehewanan DPP Kota Jogja Sri Panggarti mengatakan, dalam vaksinasi tersebut pihaknya menyiapkan sebanyak 3.000 dosis. Untuk penyuntikannya dilaksanakan dari tanggal 1 hingga 30 September 2023 pada tiap kelurahan di Kota Jogja.

Panggarti berharap, vaksinasi rabies tersebut dapat mencapai 90 persen atau minimal 2.700 dosis.  Tentunya dengan sasaran hewan peliharaan yang sudah memenuhi syarat. Yakni cukup umur, tidak sakit, tidak bunting, dan tidak sedang menyusui.

“Target kami tentunya yang tahun lalu sudah tervaksin dan atau tambahan lahir yang belum tervaksin,” ujar Panggarti saat dikonfirmasi, Rabu (4/9).

Apabila ada masyarakat yang tidak mengikuti program vaksinasi gratis, dia menyatakan, kalau DPP Kota Jogja juga menyediakan vaksinasi rabies dengan harga terjangkau. 

Program tersebut dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang belum mendapatkan program vaksinasi gratis maupun yang berdomisili di luar Kota Jogja. Kegiatannya dipusatkan pada klinik-klinik milik pemerintah.

Menurut Panggarti, kegiatan vaksinasi rabies tersebut dilakukan untuk mencegah potensi penyakit rabies.

Termasuk  mempertahankan status bebas rabies di Kota Jogja dan DIY sejak tahun 1997 lalu.. 

“Kegiatan vaksinasi ini sebagai bagian ikhtiar mempertahankan Kota Jogja pada khususnya dan DIY pada umumnya sebagai daerah bebas rabies,” katanya.

Sementara itu, Kepala DPP Kota Jogja Sukidi menambahkan, pada tahun ini pihaknya bekerjasama dengan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia Cabang DIY.

Pemberian vaksin rabies bertujuan untuk mencegah potensi penularan penyakit rabies. Sekaligus menjaga kesehatan dan kesejahteraan hewan kesayangan kucing, anjing dan kera.

Baca Juga: Mantan Penyelenggara Pemilu di DIY Bakal Kawal Kontestasi Pilkada, Berikut Hal Yang Ditekankan

Sukidi membeberkan, bahwa vaksinasi rabies tersebut dilaksanakan selama satu bulan penuh. Kemudian untuk lokasinya berada di 45 kelurahan dan poliklinik hewan.

“Acara ini gratis dan dikhususkan bagi pemilik hewan yang berdomisili di Kota Jogja,” terangnya. (inu)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Kota Jogja #vaksinasi rabies #rabies