RADAR JOGJA - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Jogja menyebut ada dua jemaah yang meninggal dunia usai melakukan ibadah haji di Arab Saudi. Keduanya diduga meninggal dunia karena dampak cuaca panas ekstrem yang terjadi di negara tersebut.
Kepala Seksi Pelaksanaan Haji dan Umrah Kemenag Kota Jogja Muhammad Tahrir mengatakan, dua jemaah itu bernama Basuki DM Darmowiyarjo, 74 warga Jalan Sidikan, Umbulharjo dan Tri Gunarsih, 63 warga Sambirejo, Prenggan, Kotagede.
Menurut Tahrir, penyebab kedua jamaah berusia lanjut (lansia) itu meninggal dunia karena cuaca panas. Sehingga kemudian menyebabkan dehidrasi dan penurunan daya tahan tubuh.Keduanya telah dimakamkan di Arab Saudi sesuai dengan hukum setempat. “Mereka juga memiliki penyakit bawaan,” ujar Tahrir, kemarin (28/6).
Kedua jemaah yang meninggal dunia itu merupakan haji yang tergabung dalam kloter 47 SOC. Sebelum dinyatakan meninggal dunia, keduanya diketahui juga sempat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Mina Al-Wadi.
Dengan meninggalnya dua orang jemaah itu, kloter 47 SOC kini berjumlah 348 jamaah. Kloter tersebut diperkirakan akan tiba di Bandara Adi Sumarmo, Jawa Tengah pada Sabtu (6/7) pagi mendatang.
Sementara untuk dua kloter lain, yakni kloter 46 SOC dengan tiga jemaah akan tiba pada hari yang sama dini hari. Sedangkan kloter 52 SOC dengan enam jemaah akan tiba di Bandara pada hari Minggu (7/6) siang.
Dia berharap, para jemaah haji yang telah selesai melaksanakan ibadah haji tetap menjaga fisik atau kondisi tubuh dengan baik. Agar, saat pulang ke tanah air tetap sehat walafiat dan selamat. (inu/din)