Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

FPKP Beri Pendidikan Pancasila dalam Wujud Kehidupan Sehari-hari: Targetkan Agen Baru Cinta Pancasila

Rizky Wahyu Arya Hutama • Minggu, 23 Juni 2024 | 00:06 WIB

 

 

Pendidikan kebangsaan dan Pancasila untuk tokoh masyarakat Kota Jogja dan warga Kelurahan Baciro di di Gedung PPSDM, Baciro, Sabtu (22/6/2024).
Pendidikan kebangsaan dan Pancasila untuk tokoh masyarakat Kota Jogja dan warga Kelurahan Baciro di di Gedung PPSDM, Baciro, Sabtu (22/6/2024).

RADAR JOGJA – Forum Pendidikan Kebangsaan dan Pancasila (FPKP) berupaya mentransformasikan pemahaman Pancasila ke dalam kehidupan sehari-hari kepada masyarakat.

Sehingga, masyarakat bukan hanya memahami Pancasila sekadar dasar negara yang bersifat abstrak.

Ketua Pelaksana Forum Pendidikan Kebangsaan dan Pancasila Yoeke Indra Agung Laksana mengatakan, pemahaman pancasila tidak harus disampaikan dalam kegiatan formal semata, sebab ini dapat mengurangi efektivitasnya.

Menstransformasi pemahaman pancasila, kepada anak muda melalui hal-hal sehari-hari tak kalah pentingnya. 

"Pancasila selama ini lebih banyak diberikan dalam tatanan formal, tetapi sebenarnya harus dinarasikan dalam kegiatan yang sederhana," katanya disela acara pendidikan kebangsaan dan Pancasila untuk tokoh masyarakat Kota Jogja dan warga Kelurahan Baciro di Gedung PPSDM, Baciro, Sabtu (22/6/2024).

Yoeke menyoroti, adanya upaya dari oknum tertentu untuk mendeskreditkan Pancasila dan semakin masif.

Maka, dengan memahami Pancasila melalui kegiatan sehari-hari, diharapkan akan muncul agen-agen baru yang mencintai dan menjaga Pancasila serta kekayaan alam bangsa Indonesia

"Satu-satunya jalan untuk menjajah bangsa Indonesia adalah dengan merusak tatanan hidup masyarakat dan mendeskreditkan Pancasila," ujarnya.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Jogja Nindyo Dewanto mengatakan, pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia bukan hanya sekadar ideologi.

Baca Juga: Punya Perda KTR, Dilarang Merokok Sembarangan di Alun-Alun Magelang

Melainkan, juga falsafah hidup yang menggambarkan semangat kebersamaan, persatuan, dan kesatuan bangsa yang didalamnya terkandung nilai luhur bangsa.

Melalui Forum Pendidikan Kebangsaan dan Pancasila diharapkan, masyarakat dapat memperkuat nilai-nilai nasionalisme untuk menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan serta jiwa Pancasila.

"Menanamkan kesadaran berbangsa dan bertanah air Indonesia merupakan bagian dari pendidikan berkarakter. Setiap anggota masyarakat diharapkan memiliki jiwa yang mencintai Republik Indonesia yang harmonis dan demokratis," jelasnya.

Pun forum ini juga ditargetkan dapat menjadi momen penting untuk mendiskusikan tantangan dan peluang dalam pengembangan pendidikan kebangsaan dan Pancasila ke depan.

Selain itu, juga sebagai wadah untuk mengeksplorasi peran Pancasila dalam membentuk karakter tangguh dan berakhlak mulia bagi generasi muda Indonesia.

"Mari bersama-sama merumuskan komposisi sinergi terbaik untuk meningkatkan kualitas pendidikan kebangsaan di Tanah Air. Sehingga dapat memberikan dampak positif nyata untuk kemajuan bangsa dan negara kita tercinta," tambahnya. (ayu)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#nkri #pancasila #Kehidupan Sehari-hari #Pendidikan #dasar negara #ideologi #Forum Pendidikan Kebangsaan dan Pancasila #Kesbangpol #ideologi negara #Indonesia