Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Memupuk Nilai-nilai Kebangkitan Nasional, Kominfo DIY Gelar Diseminasi Konten Positif Karang Taruna

Rizky Wahyu Arya Hutama • Sabtu, 18 Mei 2024 | 17:08 WIB
Para Pemateri Diseminasi Konten Positif Karang Taruna saat menyampaikan materi kepada para masyarakat di Aula Kelurahan Bener, Jumat (17/5/2024).    
Para Pemateri Diseminasi Konten Positif Karang Taruna saat menyampaikan materi kepada para masyarakat di Aula Kelurahan Bener, Jumat (17/5/2024).   

JOGJA - Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) DIY menggelar kegiatan Diseminasi Konten Positif Karang Taruna di Aula Kantor Kalurahan Bener, Tegalrejo, Kota Jogja, Jumat (17/5/2024).

Kegiatan ini digelar bertepatan dengan datangnya Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas).

Dengan tema 'Memupuk Nilai-nilai Kebangkitan Nasional Pada Generasi Muda di Era Tranformasi Digital', Diskominfo DIY berharap nilai-nilai kebangkitan nasional itu dapat diimplementasikan di era digital saat ini.

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Kominfo DIJ Riris Puspita menjelaskan, Harkitnas merupakan momen bersejarah yang cukup penting untuk Indonesia.

Oleh karena itu, di era transformasi digital ini, generasi muda dapat menerapkan nilai-nilai kebangkitan nasional.

Seperti rela berkorban, menerapkan nilai persatuan, menghargai orang lain, dan nilai kebangkitan nasional.

Hal ini diperlukan agar tetap bisa hidup di era tranformasi digital.

"Jadi nilai itu tetap bisa kami pupuk di tengah perkembangan zaman maupun perkembangan teknologi informasi," tegasnya.

Menurut Riris dalam perwujudan penerapan nilai-nilai kebangkitan nasional itu, masyarakat dituntut untuk bisa bijak menggunakan media sosial.

Seperti bagaimana bisa menyampaikan kepada masyarakat agar bisa membuat konten yang positif dan tidak mudah untuk menyebarkan konten negatif.

"Apalagi setelah Covid-19 semuanya beralih menggunakan teknologi. Tentunya hal itu menjadi tantangan tersendiri juga untuk kami agar tetap bisa memupuk nilai-nilai tersebut," ucapnya.

Tak hanya itu saja, Riris juga menyampaikan peringatan Harkitnas ini mempunyai makna tersendiri dan tidak hanya seremonial kegiatan saja.

Tetapi juga memupuk nilai persatuan dan kesatuan.

"Karena sekarang cukup mudah untuk melakukan provokasi memecah belah masyarakat dengan satu genggaman tangan dengan bikin konten yang negatif. Itu kenapa hal tersebut menjadi hal yang penting untuk kami pupuk bersama nilai-nilai itu," jelasnya.

Lurah Kelurahan Bener Sarosa mengatakan, semangat kebangkitan adalah kunci untuk menghadapi tantangan pembangunan masa depan yang lebih baik. Di tengah perkembangan digital utamanya sangat cepat.

Maka, harapannya masyarakat harus jeli memilih atau memilah konten-konten yang menyesatkan.

Seperti hoax atau konten yang bisa memecah belah semangat dan persatuan, khususnya untuk generasi muda yang masih mudah terpengaruh.

"Jadi mudah-mudahan acara ini bisa sebagai tameng atau bisa mensosialisasikan kepada anak-anak Karangtaruna agar menguasai digital," ujar Sarosa.

Anggota DPRD DIY Stevanus Christian Handoko menyatakan Pancasila dan wawasan kebangsaan sangat penting untuk kehidupan masyarakat dalam skala majemuk.

Maka nilai-nilai dalam Pancasila dan pemahaman terkait wawasan kebangsaan perlu dipupuk.

Sehingga semangat kebangsaan serta semangat kebangkitan nasional terus terjaga dalam kehidupan sehari-hari.

"Kami coba menyebarkan kembali nilai-nilai Pancasila. Dan itu juga ada di dalam semangat kebangkitan nasional," tandasnya. (ayu)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Tegalrejo #Kota Jogja #Yogyakarta #Kominfo diy #Kalurahan Bener #karang taruna #memupuk #kebangkitan nasional #konten #Nilai Agama di Pendidikan #positif #gelar #Jogja #Diseminasi