JOGJA - Pemprov DIY bakal mempersembahkan penyelenggaraan nonton bareng (nobar) semifinal Piala Asia U-23 antara Tim Nasional (Timnas) Indonesia melawan Uzbekistan, Senin (29/4) malam.
Gubernur DIY Hamengku Buwono (HB) X dipastikan akan menghadiri langsung nobar nanti malam.
Sehingga dari rencana awal nobar bakal digelar di Pendopo Wiyoto Kompleks Kepatihan itu diganti ke lokasi baru yakni Bangsal Kepatihan Kompleks Kepatihan.
Koordinator Substansi Hubungan Masyarakat, Biro Umum, Hubungan Masyarakat, dan Protokol Setda DIY Ditya Nanaryo Aji mengatakan, kehadiran orang nomor satu di DIY itu untuk nonton bareng timnas berlaga, tak terduga.
Bagian protokol baru mendapatkan informasi Sultan akan ikut acara nobar pada Senin sore.
"Di luar dugaan kami, Ngarsa Dalem datang untuk nobar. Awalnya rencana (nobar) digelar di Pendopo Wiyoto namun kemudian digeser ke Bangsal Kepatihan supaya dapat menampung penonton lebih banyak," katanya ditemui disela persiapan venue di Kompleks Kepatihan.
Ditya menjelaskan sekira pukul 14.00, Raja Keraton Jogja itu mengonfirmasi hadir dalam acara nobar timnas Indonesia U-23.
Informasi itu didapat sementara sejumlah pekerja telah mempersiapkan acara nobar di Pendopo Wiyoto, Kompleks Kepatihan.
Praktis, segala perlengkapan nobar yang tengah dipersiapkan diboyong ke Bangsal Kepatihan. Sehingga, kuota nobar yang sebelumnya 500 orang, ditambah menjadi 1.000 orang.
"Acaranya tetap sama, cuma perpindahan lokasi saja. Harapannya, masyarakat Jogja bisa ikut menyaksikan timnas Indonesia berlaga, apalagi bersama Ngarsa Dalem. Tentu menjadi kesempatan yang langka," ujarnya.
Adapun, acara akan digelar pukul 20.00 dengan sejumlah doorprise dan sajian makanan dan minuman yang disediakan oleh panitia.
Selain Gubernur DIY, dipastikan jajaran kepala dinas dari lingkungan Pemprov DIY ikut hadir dalam acara tersebut.
Sedangkan, bagi masyarakat luas yang ingin ikut serta dalam agenda nobar Semifinal Piala Asia U23 itu pihaknya masih membuka pendaftaran.
Warga bisa mendaftar melalui link yang disediakan panitia. Nantinya panitia akan mengirimkan QR Code yang harus dipindai sebelum masuk ke lokasi nobar.
"Menurut kami ini kesempatan yang langka, sehingga kami fasilitasi masyarakat lebih banyak lagi untuk acara nobar nanti," jelasnya.
Ditya menyebut, masyarakat yang hadir pun diminta untuk menjaga situasi kondusif selama penyelenggaraan acara berlangsung.
Warga diminta tidak membawa barang yang melanggar aturan serta menjaga situasi selama acara nobar.
"Kami paham bahwa pasti ada euforia tapi diupayakan agar tetap dalam situasi yang menjaga ketertiban dan kondusivitas," tambahnya. (wia)
Editor : Amin Surachmad