RADAR JOGJA - Pemerintah Kota Jogja melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Jogja menyelenggarakan program Pesantren Duafa Ramadhan 1445 H dengan tagline "Golek Ganjaran, Entuk Bayaran". Nantinya program ini akan menyasar 50 peserta yang terdiri dari pekerja informal. Seperti tukang becak, pedagang, dan jasa kebersihan .
Masing-masing akan mendapatkan uang saku senilai Rp 1,5 juta setelah melakukan salat lima waktu, tadarus Alquran, hingga siraman rohani di Masjid Pangeran Diponegoro. Terhitung sejak hari pertama Ramadhan hingga hari ke-28.
Sekretaris Baznas Kota Jogja Misbahrudin menyebut, seluruh peserta akan memulai program sejak salat Asar berjemaah. Setelah itu, mereka akan mengikuti kajian sampai dengan berbuka. “Para peserta juga mengikuti salat Isya dan tarawih berjemaah serta kajian dan tadarus Alquran sampai jam 22.00,” tuturnya.
Selanjutnya peserta nantinya akan diajak sahur bersama dilanjutkan salat Subuh berjemaah dan kajian pagi. Di luar jam tersebut, peserta dibebaskan untuk berkegiatan lain, termasuk mencari nafkah. “Awal kegiatan mereka (peserta, Red) akan dapat perlengkapan salat dan bingkisan bahan makan,” sebutnya. (oso/eno)
Editor : Satria Pradika