JOGJA - Perkembangan penjualan properti rumah di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tiap tahunnya semakin menggeliat.
Sejumlah titik menjadi lokasi favorit konsumen untuk membeli rumah baik digunakan sebagai tempat tinggal ataupun investasi kos-kosan.
DPD Real Estat Indonesia (REI) perwakilan DIY mengungkap, titik-titik yang menjadi minat konsumen membeli rumah.
"Karena pasarnya di sana banyak yang beli rumah jadi ya harganya mahal," ucapnya, Minggu (4/2/2024).
Oleh karena itu, sekarang peminat mulai bergeser ke titik lainnya di DIY.
Itu sebagai upaya untuk menghindari harga rumah yang sudah selangit nilainya.
Setidaknya ada tiga titik yang menjadi alternatif konsumen sekarang dalam membeli rumah.
Ilham menuturkan, seperti sekarang kawasan penyangga Kota Jogja bagian barat seperti Gamping, Godean, Sedayu, dan Seyegan.
Ada juga rumah yang berada di kawasan penyangga kota bagian selatan yang juga pasarnya masih besar karena banyak pusat hunian seperti Pleret, Sewon, dan Banguntapan.
"Itu masih juga menjadi lokasi-lokasi tempat berinvestasi atau mencari rumah," tuturnya.
Ada sejumlah alasan titik-titik tersebut menjadi pilihan konsumen untuk membeli rumah.
Seperti misalnya DIY bagian utara karena di sana sudah terbentuk kawasan urban.
Meski tidak berkelas tetap lokasinya cukup lengkap dengan sejumlah fasilitas penunjangnya.
Misalnya di bagian utara banyak perguruan tinggi dan banyak pusat perekonomian seperti mal dan lain sebagainya.
Editor : Iwa Ikhwanudin