JOGJA - Kecelakaan kereta api Turangga relasi Surabaya Gubeng-Bandung dan Commuterline Bandung Raya di Km 181+700 petak jalan antara Stasiun Haurpugur dengan Stasiun Cicalengka pada Jumat (5/1) pukul 06.03 berimbas ke Yogyakarta.
Manager Humas Daop 6 Yogyakarta
Krisbiyantoro menyatakan, saat ini beberapa kereta api tujuan ke arah Bandung dan keberangkatan dari arah Bandung akan dilakukan rekayasa pola operasi.
Yakni, berupa jalan memutar dan pengalihan menggunakan angkutan lain. Setidaknya, ada delapan kereta api yang memutar.
Sebelumnya, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 6 Yogyakarta menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan kereta api yang terdampak atas kejadian tersebut.
Jalur rel antara Haurpugur-Cicalengka untuk sementara tidak dapat dilalui akibat kecelakaan tersebut.
Saat ini KAI sedang berusaha melakukan upaya evakuasi kepada para penumpang di dua kereta api tersebut.
KAI juga akan melakukan upaya evakuasi dua rangkaian kereta api dan perbaikan jalur rel yang mengalami kerusakan.
Berikut beberapa kereta api yang memutar per pukul 09.00 WIB.
Dari Arah Bandung
1. Lodaya keberangkatan Stasiun Bandung pukul 06.55 WIB.
2. Argo Wilis keberangkatan Stasiun Bandung pukul 07.40 WIB.
3. Pasundan keberangkatan Stasiun Kiaracondong pukul 10.15 WIB.
"Kami mengharapkan doa dari masyarakat agar proses evakuasi berjalan dengan lancar dan perjalanan KA kembali normal," ujarnya.
Sebagai upaya untuk turut membantu proses evakuasi, Daop 6 Yogyakarta mengirimkan bantuan berupa rangkaian crane berbasis rel.
KAI juga akan melakukan investigasi bersama KNKT untuk mengetahui penyebab kecelakaan.
Editor : Amin Surachmad