JOGJA - Terminal Tipe A Giwangan Kota Jogja dibanjiri penumpang selama momentum libur Natal dan tahun baru.
Data yang masuk dari 19 Desember hingga 31 Desember 2023 ada sekitar 163.026 penumpang tiba dan berangkat. Rinciannya yakni 69.810 datang dan 93.216 berangkat dari Terminal Giwangan.
Dari jumlah tersebut ada sekitar 20.498 unit bus yang berangkat dan tiba di Terminal Giwangan.
Kepala Terminal Tipe A Giwangan Sigit Saryanto mengatakan, jumlah tersebut meningkat dibanding momentum nataru sebelumnya.
"Bus naik 3,1persen dibanding tahun lalu 19.864 kendaraan sedangkan penumpang naik 19,7 persen dibanding lalu yang hanya 135.566 orang," katanya, Senin (1/1/2024).
Momen Nataru kali ini juga membuat peningkatan dibanding hari-hari biasa. Kenaikannya mencapai sekitar 15 sampai 25 persen dibanding hari-hari biasa.
Sementara itu, ada dua kali puncaknya mengalami peningkatan yang signifikan saat Nataru kali ini.
Sigit mengungkapkan, puncaknya yang pertama terjadi pada 24 Desember 2023 dengan total 1.870 bus dan 17.711 penumpang.
Menurutnya, puncak kenaikan yang kedua terjadi pada hari ini, Senin (1/1/2023). Dia memperkirakan, ada sekirar 19 ribu penumpang hari ini akan tiba dan berangkat dari Terminal Giwangan.
Puncak yang kedua hari ini itu sudah ada indikasi berupa menerbitkan izin insidental untuk bus wisata melayani bus dalam trayek reguler. Itu dilakukan karena hari ini bus penuh semua tidak mencukupi.
"Sehingga kami keluarkan bus bantuan dari bus wisata trayeknya Jogja-Jakarta dan Jogja-Bogor," imbuhnya.
Disampaikannya, tambahan dari unit bus wisata berasal dari Sakhindra, Aina Trans, Putra Wijaya, Karya Jasa, dan Sargede.
Tercatat saat ini setidaknya ada tujuh bus wisata yang menjadi tambahan di Terminal Giwangan.
Dia menuturkan, untuk penumpang yang tiba di Terminal Giwangan itu mayoritas dengan dua tujuan. Yakni, untuk pulang kampung dan wisata. Namun, yanh paling banyak ialah untuk berwisata.
Sementara itu, Sigit menambahkan, selama momen Nataru kali ini Terminal Giwangan melakukan persiapan untuk melayani penumpang.
Di antaranya, mendirikan posko yang terdiri dari posko keamanan dengan TNI dan Polri, posko kesehatan dengan dinkes dan PMI, dan posko keselamatan bersama Jasa Raharja dan SAR.
Momentum nataru diprediksi dimulai sejak 19 Desember 2023 dan berakhir pada 3 Januari 2024. Oleh karena itu, otomatis posko-posko tersebut ada sepanjang momen tersebut. (rul)
Editor : Amin Surachmad