Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Luar Biasa! Malam Pergantian Tahun Baru 2024 Sampah Kota Jogja Capai 30 Ton

Khairul Ma'arif • Senin, 1 Januari 2024 | 22:12 WIB
Dibersihkan: pasca perayaan pergantian tahun baru 2024 personel DLH Kota Jogja berjibaku membersihkan sampah - DLH Kota Jogja untuk Radar Jogja
Dibersihkan: pasca perayaan pergantian tahun baru 2024 personel DLH Kota Jogja berjibaku membersihkan sampah - DLH Kota Jogja untuk Radar Jogja

JOGJA - Perayaan malam pergantian tahun baru 2024 telah selesai dilaksanakan di Kota Jogja.

Sejumlah titik yang menjadi tempat favorit merayakan pergantian tahun menyisakan sampah yang menjadi pekerjaan rumah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jogja.

Setidaknya ada sekitar 30 ton sampah yang dibersihkan pasca perayaan tahun baru.

Destinasi favorita malam pergantian tahun biasanya ada di Gumaton atau Tugu, Malioboro, dan Keraton.

Pilihan itu dipilih karena lokasinya yang strategis. Selain itu, adanya pesta kembang api yang bersahut-sahutan.

Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan DLH Kota Jogja Ahmad Haryoko membeberkan, jumlah 30 ton itu merupakan angka yang diperkirakan.

Oleh karena itu, ada kemungkinan lebih ataupun kurang.

"Ekuivalennya sekitar 15 ton baru di seputaran Tugu aja. Di Gumaton tadi teman-teman Disbud yang laporan dua kompektor jadi ekuivalennya sekitar 14 ton dari Gumaton. Iya jadi sekitar 30 ton dari tadi malam itu," katanya, Senin (1/1/2024).

Ada tiga truk pengangkut sampah yang dioperasionalkan. Pengolahannya sudh diselesaikan tanpa perlu dibawa ke TPA.

Oleh karena itu, sampah diolah di TPS3R Nitikan namun di sana terbatas hanya mencapai 30 ton saja.

Jumlah tersebut terbilang banyak karena pada momen kali ini tidak ada kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan seperti periode sebelumnya.

Namun, tanpa adanya event, diakui Haryoko volume sampahnya lumayan mengerikan juga.

Dia memastikan, saat ini sudah dibersihkan semua sehingga jalan terbebas sampah.

Menurutnya, yang Gumaton sudah terselesaikan sebelum waktu subuh tadi.

Kawasan Gumaton pembersihan sampahnya menjadi tanggung jawab UPT Pengelolaan Cagar Budaya Dinas Kebidayaan Kota Jogja.

Sedangkan di luar itu menjadi tanggung jawab DLH.

Haryoko menyampaikan, karena tidak ada kegiatan titik kumpul yang direncanakan.

"Jadi kami tidak menyiapkan secara khusus (personel, red) tetapi ternyata banyak juga tadi (sampahnya, Red) di Jalan Sudirman dari sebelum Tugu dan di Diponegoro. Cuman kami siapkan personel di sektor masing-masing saja," tuturnya.

Selain itu, volume sampah di Jalan Panembahan Senopati lumayan banyak.

Meski begitu, bisa diselesaikan tidak sampai satu jam selesai.

Menurutnya, terkait personel memang dioperasionalkan normal saja. Perbedaannya hanya saja disiapkan lebih pagi dibanding hari-hari biasanya.

Sampah yang paling banyak lembaran-lembaran yang digunakan untuk duduk.

Selain itu, juga banyak sampah yang ada nilai uangnya seperti botol-botol plastik dan ada yang gelas-gelas minum.

"Ini tadi sebagian kami bawa ke Nitikan yang di sana kan sudah siap dengan peralatan untuk presing dan sebagian lagi dibawa ke depo teman-teman pengangkutan sudah milahi," ucap Haryoko. (rul/bah)

Editor : Bahana.
#Kota Jogja #tahun baru #Sampah