Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Dishub DIY Siapkan Jalur Alternatif Alihkan Kendaraan Tidak Masuk DIY, Upaya Urai Kepadatan Lalu Lintas Pada Libur Nataru

Winda Atika Ira Puspita • Minggu, 31 Desember 2023 | 19:49 WIB
ILUSTRASI: Kendaraan memenuhi jalan raya di Jogja (Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja)
ILUSTRASI: Kendaraan memenuhi jalan raya di Jogja (Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja)

RADAR JOGJA - Dinas Perhubungan DIY telah menyiapkan titik jalur alternatif untuk mengurai kepadatan lalu lintas di Kota Jogja pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Dan fokus memprioritaskan kendaraan keluar daripada yang masuk DIY. 


Plh Kepala Dinas Perhubungan DIY Sumariyoto mengatakan semua kendaraan yang masuk wilayah DIY tidak semua stay di Jogjakarta sehingga mereka diarahkan melewati jalur alternatif. Hal ini untuk mengurangi kepadatan di titik-titik sudut Kota Jogja 


"Kami sudah pasang rambu darurat untuk mengarahkan bagi para pengguna jalan untuk mengambil jalur lain," katanya Minggu (31/12). 

Sumariyoto menjelaskan, rambu darurat tersebut di pasang di pintu masuk wilayah barat utara hingga dari timur.

Seperti dari sisi pintu barat DIY rambu darurat terpasang di simpang menuju ke Pantai Glagah untuk diarahkan mengambil lajur kanan melalui Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS). 

Kemudian di simpang Gading dari arah Wonosari Gunungkidul disarankan belok kanan agar kendaraan tidak tertumpuk di Patuk dan Piyungan. 

"Juga dari sisi utara kami alihkan, kemudian ada peningkatan pemanfaatan jalan di Manisrenggo. Artinya masyarakat sudah mulai cerdas untuk membaca situasi," ujarnya. 

Dalam upaya ini Dishub DIY diminta Gubenrur DIY Hamengku Buwono X mengalihkan orang yang tidak stay di Jogja untuk lewat jalur alternatif. Sehingga rambu-rambu darurat terpasang. 

"Dan dari pantauan teman teman di jalur alternatif juga sudah dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat," jelasnya. 

Sistem kendali lalu lintas juga dipantaunya melalui Area Traffic Control System (ATCS) manakala Jogja sudah penuh. "Kami diminta untuk mengatur supaya yang keluar lebih diprioritaskan daripada yang masuk," terangnya. 

Baca Juga: 6 Ide Menu Bakaran untuk Perayaan Tahun Baru

Meski di titik jalur alternatif tidak dijaga petugas namun rambunya diklaim tertera jelas disana. Pun Dishub menyarankan khusus pengguna jalan JJLS, agar tidak menggunakannya pada malam hari melainkan siang hari. 

"Karena secara perambuan, PJU juga belum ada ya terutama yang baru yang di Gunungkidul. Maka kami sarankan menggunakan JJS disiang hari," tambahnya. 

Menurutnya dengan adanya pengalihan di jalur alternatif tersebut, masyarakat menggunakannya dengan cukup baik. Sehingga, tidak terlalu terjadi kepadatan di ruas jalan masuk DIY.

Hanya, kepadatan terkonsentrasi di Malioboro saja. Sementara ruas-ruas jalan lain sedikit terjadi tambahan antrean. Ini diklaim karena faktor penambahan volume kendaraan pada libur Nataru. 

"Tapi artinya tidak ada stag disitu tetap berjalan terus meskipun antreannya sedikit agak panjang. Gimana nggak nambah panjang karena volumenya tambahnya luar biasa," imbuhnya. (wia)

Editor : Bahana.
#jalur alternatif #Libur NATARU #DIY #Jogja