JOGJA - Merespons periode libur Natal dan tahun baru (Nataru) Pertamina Patra Niaga regional Jateng-DIY telah menyiapkan satuan tugas (satgas). Satgas beroperasi sejak 15 Desember 2023 lalu hingga 7 Januari 2024 mendatang.
Executive General Manager (EGM) Pertamina Regional Jawa Bagian Tengah Aji Anom Purwasakti mengatakan, satgas tersebut dikerahkan untuk memastikan kebutuhan energi bagi masyarakat terpenuhi dan aman. Yakni, mulai dari BBM, LPG (elpiji), hingga avtur.
"Kami pastikan stoknya aman, pendistribusian juga kami monitoring terus secara berkala," katanya, Minggu (17/12).
Disebutnya, Pertamina juga telah melakukan kalkulasi terkait potensi peningkatan kebutuhan energi masyarakat saat momentum Nataru.
Untuk wilayah DIY, Aji memprediksi akan terjadi peningkatan permintaan bahan bakar.
"Untuk DIY, proyeksi kami ada peningkatan sekitar tujuh persen gasoline atau bensin," sambungnya.
Selain itu, diprakirakan bahwa juga akan ada peningkatan sekitar 3,5 persen untuk LPG dan juga kenaikan delapan persen untuk kebutuhan avtur di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA).
Lebih lanjut, Aji mengungkapkan, skema mitigasi dan antisipasi telah dilakukan dengan melakukan koordinasi dan kroscek kesiapan seluruh sarana dan fasilitas di wilayah Jateng-DIY.
"Sarana dan fasilitas telah disiapkan untuk memenuhi peningkatan kebutuhan energi dari masyarakat," lontarnya.
Selain fasilitas dan sarana yang sudah beroperasi reguler, disebutnya, akan ada layanan tambahan yang disiapkan. Terutama, di daerah-daerah yang peningkatan konsumsinya tinggi.
"Seperti jalur wisata, jalur lintas utama hingga area perayaan tahun baru, itu fasilitas kami tambah di sana," tandasnya.
Dengan berbagai skema mitigasi dan persiapan tersebut, Aji mengimbau masyarakat untuk tidak khawatir kehabisan konsumsi energi atau bahan bakar.
"Masyarakat tidak usah khawatir, kami siaga untuk menyalurkan bahan bakar dan energi yang dibutuhkan," pesannya. (iza)
Editor : Amin Surachmad