RADAR JOGJA - Prestasi gemilang diraih mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Herjun Atna Firdaus. Dia merebut podium ketiga pada putaran kedua di ajang Asia Road Racing Championship di Sirkuit Zhuhai China awal November lalu.
Sebelumnya, mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis ini berhasil menaklukkan Sirkuit Mandalika akhir Oktober lalu. Dia berhasil menyabet juara pertama kategori Sport 250 cc pada Race 2 di Mandalika Racing Series 2023.“Pastinya senang dengan pencapaian di China dan juga terima kasih kepada tim, terima kasih kepada orangtua," ujarnya penuh rasa syukur, Minggu (19/11).
Menurutnya,masih ada balapan berikutnya. Jadi, pengalaman di balapan-balapan sebelumnya dia tabung untuk persiapan lagi ke depan. Mahasiswa asal Pati Jawa Tengah ini menuturkan persiapan balapan meliputi banyak hal. Apalagi musim balapan akhir tahun cukup padat sehingga jeda yang dimiliki tidak panjang. Segala sesuatu harus dipersiapkan dengan baik."Saya tidak hanya mempersiapkan fisik dan latihan motor. Namun yang paling penting itu mental kalau untuk balapan,” ujarnya.
Kecintaan Herjun pada balapan sudah ada sejak kecil. Lahir dari keluarga yang juga pembalap menjadikannya familiar dengan dunia tersebut. Sejak sekolah dasar (SD), dia sering diajak menonton balapan oleh orangtuanya. Di Pati, kulturnya di kecamatan itu ada terus yang mainan motor. Ada terus yang balapan. “Jadi saya juga banyak teman dan saudara yang balapan, makanya bisa tertarik balapan,” jelasnya.
Dia pun mulai terjun balapan sejak SD atas dukungan keluarga dan lingkungan. Menurutnya, pengalaman balapan yang paling berkesan saat dia berusia 13 tahun. Dia berhasil menyabet kejuaraan nasional."Itu yang paling berkesan karena umur saya saat itu masih di bawah dari peserta yang lain,” imbuhnya.
Selain kejuaraan di tingkat nasional, Herjun sudah menaklukkan beberapa sirkuit balapan di Asia. Di antaranya Qatar, Thailand, Jepang, China, dan Malaysia. “Saya bertekad bisa mengikuti kejuaraan dunia,” tekadnya. (din).
Editor : Satria Pradika