JOGJA - Berbagai jajanan lawas yang berasal dari berbagai daerah tersaji di gelaran Pasar Keroncong Kotagede, Kota Jogja. Ragam jajanan tersebut jadi salah satu item yang banyak dinanti dan menarik perhatian pengunjung dalam gelaran yang digelar tiap tahun ini.
Salah seorang anggota PKK, Asih, mengatakan, makanan atau jajanan yang dihadirkan tidak selalu bisa ditemui dalam hari-hari biasa. Hal tersebut yang diyakininya jadi salah satu daya tarik pengunjung.
"Masyarakat banyak menanti makanan jadul ini, karena tidak setiap hari ada atau di jual," jelasnya Sabtu (14/10).
Adapun beberapa makanan jadul tersebut. Di antaranya, es gabus, roti kembang waru, es limun, apem beras, mi penthil, kipo, geblek, sego berkat, tolpit, hingga ampok jagung dan adrem.
Asih bersama segenap ibu-ibu PKK menyajikan beberapa makanan khas Kulonprogo. Hal tersebut dilakukan karena sudah ada tenant lain yang menyajikan makanan khas Kotagede.
"Beberapa warga kami asalnya dari Kulonprogo, jadi biar lebih variatif juga menunya," ujar perempuan yang juga ibu RT 27 Prenggan Selatan, Kotagede, tersebut.
Ke depannya, Asih berharap semoga semakin banyak lapak yang disediakan dan juga lebih beragam makanan dari berbagai daerah yang dihadirkan.
"Makanan dari luar daerah juga tidak apa-apa, biar makin beragam kan," imbuhnya.
Salah seorang pengunjung, Hanni Sastia, mengatakan, ini kali pertama dirinya datang ke Pasar Keroncong Kotagede. Dia mengaku senang dan antusias karena banyak kuliner jadul yang dihadirkan.
"Seru acaranya, banyak juga makanan makanan yang aku baru tahu," tutur perempuan asal Kediri tersebut.
Hanni menyebut, disajikannya berbagai makanan jadul tersebut dinilainya jadi sebuah aspek positif dan penting guna melestarikan dan mengenalkan berbagai makanan tersebut. Terutama, kepada para generasi muda.
"Ini bagus untuk ajang promosi dan pengenalan ke anak-anak muda," lontarnya. (iza)
Editor : Amin Surachmad