Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Dorong UMKM Lewat Co Branding, Wagub PA X: Kita Buat Citra Produk Lokal Berkualitas Berciri Kultural

Fahmi Fahriza • Kamis, 12 Oktober 2023 | 06:19 WIB
KHAS: Wagub DIY Paku Alam X dalam Expo Co Branding yang diinisiasi Disperindag DIY. (Fahmi Fahriza/Radar Jogja)
KHAS: Wagub DIY Paku Alam X dalam Expo Co Branding yang diinisiasi Disperindag DIY. (Fahmi Fahriza/Radar Jogja)
 
 
JOGJA - Disperindag DIY terus mendorong peningkatan daya saing dan melindungi kekayaan intelektual produk-produk yang dihasilkan oleh para pelaku usaha di DIY. Salah satunya melalui Expo Co Branding.
 
Kepala Disperindag DIY Syam Arjayanti menjelaskan, merujuk Pergub DIY No 21 Tahun 2017, Pemprov DIY berupaya membuat branding penyerta atau Co Branding yang terbagi menjadi tiga yaitu Jogjamark, 100% Jogja, dan Jogja Tradition.
 
 
"Harapannya bisa mengenalkan dan melindungi produk atau jasa dari DIY," kata Syam, Rabu (11/10).
 
Syam menyebut, Co Branding diharapkan bisa membantu membangun kepercayaan dan meningkatkan citra produk lokal sebagai produk berkualitas yang memiliki ciri khas kultural dan kearifan lokal. 
 
 
Dengan demikian, diakuinya, produk lokal dari DIY dapat menjangkau konsumen di berbagai wilayah, serta dapat membawa keunikan dan keindahan khas daerah.
 
"Co Branding ini hanya DIY yang punya, didukung oleh dana keistimewaan," sebutnya.
 
Syam optimistis melalui Co Branding bisa jadi salah satu strategi untuk membuka peluang emas dan mewujudkan mimpi besar menjadi kenyataan sebagai produk unggul yang memberikan banyak manfaat.
 
"Kita jangkau sebanyak-banyaknya market, regional, nasional atau internasional," tuturnya.
 
Terpisah, Wakil Gubernur DIY Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Paku Alam X turut menyampaikan optimismenya.
 
 
Ia menuturkan, Pemprov DIY melalui Disperindag DiY telah berbagi visi besar untuk meningkatkan daya saing produk lokal UMKM secara berkala.
 
"Kami harap produk DIY dengan lisensi co branding semakin menarik perhatian konsumen," harapnya.
 
 
Paku Alam menambahkan, Co Branding tersebut bisa menjadi tonggak keberhasilan yang mengangkat ekonomi daerah dan juga para pelaku UMKM khususnya.
 
"Kita buat citra produk lokal yang berkualitas dan memiliki ciri khas kultural," pesannya (iza).
 
 
 
Editor : Amin Surachmad
#daya saing #kekayaan intelektual #Disperindag DIY