Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tenaga Kerja DIJ Dapat Peluang Magang ke Jepang, Pemprov Lanjutkan Kerja Sama Tenaga Kerja ITDA 

Bahana. • Senin, 9 Oktober 2023 | 22:52 WIB
Photo
Photo
JOGJA - Sempat terhenti karena pandemi Covid-19, Pemprov DIJ mendukung kelanjutan kerjasama program pengembangan SDM dengan yayasan pendidikan dan pelatihan International Talent Development Association (ITDA). Kerja sama itu melalui kegiatan pemagangan tenaga kerja DIJ ke Jepang. 
 
Wakil Gubernur DIJ KGPAA Paku Alam (PA) X akan terus berupaya untuk dapat mempersiapkan calon peserta magang yang sesuai dengan kualifikasi yang ditentukan.
 
Sebab, kerjasama yang telah terjalin sejak bertahun-tahun silam ini menjadi salah satu wujud komitmen pemprov dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 
Baca Juga: Ada 157 Kasus, Kekerasan pada Perempuan dan Anak di Bantul Meningkat
 
"Saya mewakili teman-teman semua kami siap asal ada kejelasan kualifikasinya. Mungkin usia, mungkin juga tingkat kompetensi kecakapan dan lain sebagainya. Kami juga ingin kerja sama ini bisa terus berlanjut. Nanti kami pilihkan orang-orang yang berkomitmen,” katanya saat menerima audiensi Direktur Harian ITDA/Suruga Miyagawa Corp Tsuyoshi Miyagawa beserta rombongan belum lama ini. 
 
PA X menjelaskan DIJ sendiri memiliki lulusan-lulusan yang berkompeten. Salah satunya, SMK jurusan Tata Boga dengan pengetahuan dan keterampilan yang baik. 
 
“Tinggal sebetulnya standar kompetensi yang diminta itu apa. Itu bisa diatur,” ujarnya. 
 
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DIJ Aria Nugrahadi mengatakan, program kerjasama dengan Suruga Miyagawa ini merupakan program pemagangan SDM DIJ ke beberapa perusahaan yang ada di Jepang. 
 
Baca Juga: Tips Menumbuhkan Rasa Cinta Membaca Buku Untuk Gen Z yang Memiliki Minat Baca Rendah
Instansi ini akan berkoordinasi lebih lanjut bersama Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraraga (Disdikpora) DIJ untuk mempersiapkan para tenaga kerja magang sesuai kualifikasi permintaan yang dibutuhkan oleh perusahan Jepang terkait. 
 
“Terkait dengan kualifikasi program pemagangan maupun pekerja di Jepang, salah satunya adalah kompetensi penguasaan bahasa Jepang. Itu juga merupakan bagian dari tantangan kita yang ada di DIJ," jelasnya. 
 
Menurutnya, tantangan yang dihadapi ini adalah terkait bagaimana menyiapkan lulusan angkatan kerja terutama yang berminat untuk program pemagangan ke Jepang ini melalui peningkatan-peningkatan kemampuan skill bahasa untuk mencapai yang sesuai di persyaratkan. 
 
Baca Juga: SYL Mengajukan Perlindungan Ke LPSK? Respon KPK Ragu Ini Bukan Modus
"Kalau dari aspek skill dan kompetensi teknisnya itu sudah dipersiapkan oleh vokasi yang ada di SMK maupun yang di universitas,” terangnya. 
 
Pun program kerjasama dengan Suruga Miyagawa ini sejatinya memang menitikberatkan pada program pemagangan.
 
Namun pada kunjungan kali ini, pihak Suruga Miyagawa juga membuka kesempatan lanjutan bagi para tenaga kerja magang yang telah menyelesaikan masa magang sesuai ketentuan yang disepakati untuk kemudian diberikan kesempatan dapat melanjutkan kerja di Jepang. 
 
“Itu tentu saja menjadi satu peluang yang nantinya bisa kita optimalkan untuk mempersiapkan angkatan kerja kita yang mempunyai minat untuk bekerja di luar negeri khususnya di Jepang,” tambahnya. 
Baca Juga: Bikin Haru, Driver Gocar Gratiskan Ibu dan Anak yang Baru Pertama Naik Mobil Keliling Jakarta.
 
Aria menyebut, permintaan terkait tenaga kerja magang DIJ dari pihak Suruga Miyagawa hingga kini berjalan dinamis sesuai kebutuhan yang dibutuhkan dari perusahaan di Jepang.
 
Ketika program magang ini mulai dapat dilanjutkan kembali sekitar April 2022 lalu, Suruga Miyagawa pun membuka peluang magang dengan kuota berkisar antara 35-50 tenaga kerja. 
 
Sementara, Kepala Disdikpora DIJ Didik Wardaya berharap program magang yang ditawarkan pihak Suruga Miyagawa yang mayoritas diperuntukkan bagi lulusan mahasiswa dapat diperuntukkan pula bagi para lulusan pendidikan menengah atau SMK.
 
Baca Juga: Korban Jiwa Makin Banyak, Pemerintah Indonesia  Minta Konflik Israel -Palestina Dihentikan.
Dia berkomitmen akan menyiapkan calon-calon tenaga kerja terampil di SMK yang ada di DIJ. 
 
“Kita juga menyiapkan terkait dengan calon-calon tenaga kerja kelas terampil di SMK kita cukup banyak sesuai dengan jurusan-jurusan yang dibutuhkan di sana. Hanya memang kita harus mendorong terkait dengan kemampuan berbahasa jepangnya itu,” imbuhnya. (wia)
Editor : Bahana.
#Disnakertrans #radar jogja #Itda #kerjasama #tenaga kerja #DIY #pemprov #jepang