Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

TPST Piyungan Buka 5 September, Tetap dengan Kuota

Winda Atika Ira Puspita • Selasa, 22 Agustus 2023 | 15:40 WIB
BIRU: Langit tampak cerah di kawasan TPA Piyungan Bantul beberapa waktu lalu. (Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja)
BIRU: Langit tampak cerah di kawasan TPA Piyungan Bantul beberapa waktu lalu. (Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja)

RADAR JOGJA - TPST Piyungan direncanakan akan dibuka 5 September mendatang usai mengalami penutupan sejak 23 Juli lalu. Namun, jumlah sampah yang masuk tetap akan dibatasi untuk mengurangi beban volume sampah di TPA Regional itu.


Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIJ Kuncoro Cahyo Aji mengatakan, jumlah sampah yang dibuang ke TPST Piyungan akan dibatasi setiap wilayah meski nantinya mobilitas pembuangan sampah sudah dibuka. "Silakan dibuka tapi tetap memakai kuota," katanya di Kompleks DPRD DIJ, Minggu (21/8/23).


Kuncoro menjelaskan, rincian pembagian kuota itu di antara Sleman sebanyak 6 ton, Bantul 2 ton, dan Kota Jogja sekitar 100 ton. Sementara, sisa sampah yang tidak bisa tertampung harus dikelola mandiri masing-masing wilayah. "Sekarang ini dihentikan atau yang sekarang ini ditampung sementara jangan kemudian itu semua dibawa ke TPA. Nanti juga sama saja tidak menyelesaikan masalah," ujarnya.

Menurutnya, langkah ini dilakukan agar usia TPST Piyungan semakin panjang. Mengingat, kapasitas zona tambahan transisi dua terbilang kecil yang saat ini masih berproses pembangunan. "Karena juga tempat di transisi dua juga kecil," jelasnya.


Dengan begitu, diharpakan TPST Piyungan dapat beroperasi hingga 2025 mendatang sembari telah memiliki teknologi pemusanah sampah yang saat ini masuk tahap penjajakan minat pasar melalui skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). "Itu dulu sambil nanti melihat evaluasi," terangnya.


Operasional TPST Piyungan juga akan dilakukan pengaturan secara khusus. Saat ini sistem operasional yang ditetapkan adalah tiga hari buka dan sehari tutup. Tidak menutup kemungkinan akan ditambah menjadi empat hari buka dan dua hari tutup. (wia/din)

Editor : Satria Pradika
#DLHK #kpbu #TPST Piyungan