RADAR JOGJA - Aparat kepolisian melakukan pendalaman atas temuan tengkorak di proyek revitalisasi Beteng Keraton Jogja pada Senin (7/8). Namun, hingga kini hasil pendalaman polisi atas temuan tersebut belum menemui titik terang. Hal itu karena kondisi tengkorak yang ditemukan sudah cukup rusak.
Kasi Humas Polresta Jogja AKP Timbul Sasana menduga, temuan itu merupakan kerangka tulang yang sudah lama terpendam. Disaat yang bersamaan tidak ada laporan dari masyarakat terkait orang hilang. Malah, dari lokasi yang sama ditemukan juga kerangka tulang binatang.
"Itu infonya gabung sama kerangka kuda itu. Iya katanya gabung sama kerangka kuda," katanya saat dihubungi wartawan, Kamis (10/8).
Dia menambahkan, kerangka tulang yang diduga manusia itu saat ditemukan sudah dalam keadaan remuk. Namun, Timbul tidak mengetahui tulang bagian apa yang remuk itu.
"Begitu diangkat remuk hancur," tambahnya.
Sebelumnya, warga Kemantren Kraton, tepatnya di Jalan Suryomentaraman Wetan Nomor 47 RT 55/14 digegerkan dengan penmuan tengkorak yang diduga manusia.
Tengkorak itu ditemukan saat sedang dilakukan penggalian proyek revitalisasi Beteng Kraton. Seusai ditemukan, tengkorak itu dibawa ke RS Bhayangkara, Kalasan.
Editor : Amin Surachmad