RADAR JOGJA - Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) IV/ Diponegoro Mayor Jenderal TNI Widi Prasetijono melakukan kunjungan kerja (kunker) di Kodim 0734 Jogja, Kamis (10/8/23). Kunjungan ini dalam rangka pengarahan kepada anggota Kodim 0734.
Salah satu yang menjadi fokusnya adalah soal kesehatan pasukan. Ini menyusul banyaknya laporan yang dia temui terkait anggota yang sakit menahun hingga meninggal dunia.Menurutnya, dia mencoba menghitung dalam satu tahun anggota Kodam IV/ Diponegoro yang meninggal antara 80 sampai 120 orang karena sakit. “Bukan karena kecelakaan," jelasnya.
Dia mengatakan, anggota yang sakit menahun hingga meninggal dunia bisa disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat. Termasuk pola asupan makanan yang salah. Menurutnya, konsumsi karbohidrat dan lemak berlebih menyebabkan tingginya kadar kolesterol dalam tubuh. Jika terus dikonsumsi dalam janga panjang akan memberi dampak yang tidak baik bagi tubuh. "Misalnya saja gorengan. Sangat sulit untuk tidak makan gorengan. Padahal di dalam gorengan itu tinggi karbohidrat dan minyak yang nanti apabila proses masak itu menjadi kolesterol," tambahnya.
Anggota dengan usia 40-50 tahun juga wajib memperhatikan pola hidup sehat. Selain menjaga asupan makan, olahraga juga perlu untuk rutin dilakukan. Menurutnya, semakin tua justru anggota seharusnya semakin sering untuk berolahraga untuk melatih sendi-sendi tubuh.Manakala lengah, menggunakan gaya hidup yang tidak jelas pasti kena penyakit. “Tolong diatur gaya hidup yang tidak sehat. Kalau waktunya istirahat ya istirahat," pesannya.
Dia juga mengajak anggotanya untuk tak takut memeriksakan kesehatan. Ini menjadi upaya untuk mengetahui kondisi kesehatan lebih dini.Beberapa waktu lalu ada anggota Kodam IV meninggal. Tidak ada riwayat berobat, tidak ada riwayat sakit. Tahu-tahu meninggal. Karena tidak memeriksakan kesehatan. “Rekan-rekan prajurit jangan kita malah tidak ingin tahu penyakit kita. Justru kita harus tau supaya lebih bijaksana hati-hati," imbaunya. (isa/din)