JOGJA - Stasiun Jogjakarta menjadi stasiun dengan keberangkatan dan tujuan favorit Warga Negara Asing (WNA) kedua setelah Stasiun Gambir Jakarta. Sebanyak 65 ribu lebih WNA naik dan turun di stasiun tertua di Indonesia tersebut selama semester satu.
Manager Humas Daop 6 Jogjakarta Franoto Wibowo mengatakan, stasiun Jogjakarta memiliki daya tarik tersendiri bagi banyak orang dalam bepergian menggunakan kereta api (KA).
Suasana ataupun lokasinya yang sangat strategis berada di tengah Kota Jogja dan dekat dengan objek wisata, pusat kebudayaan dan sejarah serta pusat belanja kawasan Malioboro. Ini menjadikan stasiun Jogja menjadi stasiun favorit kedua bagi wisatawan utamanya WNA.
"Tidak hanya masyarakat Indonesia, bahkan banyak juga WNA yang naik turun dari atau di salah satu stasiun tertua di Indonesia tersebut," katanya kemarin (30/7).
Franoto mencatat, pada Semester I tahun 2023, sebanyak 35.450 WNA berangkat pergi menggunakan KA dari Stasiun Jogjakarta, dan 32.476 WNA yang turun atau datang. "Ini menempatkan Stasiun Yogyakarta sebagai stasiun dengan keberangkatan dan tujuan favorit WNA kedua setelah Stasiun Gambir Jakarta," ujarnya.
Menurutnya, Stasiun Jogjakarta memang memiliki layanan yang lengkap dan dapat mengakomodir semua kebutuhan masyarakat dalam bepergian. Mulai dari KA Jarak Jauh, KA Commuterline, dan KA Bandara. Semua terintegrasi dan saling mendukung satu sama lain untuk mengantarkan masyarakat menuju tujuannya dengan nyaman.
"Belum lagi konektivitas dengan transportasi lain serta fasilitas yang lengkap semakin memanjakan para wisatawan termasuk turis asing selama bepergian menggunakan KA," jelasnya.
Selain stasiun, beberapa KA penumpang keberangkatan maupun melintas untuk N
Naik dan turun di Stasiun Jogjakarta juga menjadi favorit WNA pada semester I 2023 ini. Di antaranya adalah KA Argo Wilis dengan 5.793 pelanggan WNA. KA Sancaka dengan 4.603 pelanggan WNA.
Selanjutnya, KA Argo Dwipangga dengan 3.731 pelanggan WNA. KA Ranggajati dengan 3.404 pelanggan WNA. KA Sancaka Fakultatif dengan 2.920 pelanggan WNA. KA Malabar dengan 2.697 pelanggan WNA. KA Sri Tanjung dengan 2.697 pelanggan WNA. Serta KA Lodaya dengan 2.597 pelanggan WNA.
"Tidak dapat dipungkiri memang Kota dan Kabupaten di DIJ menjadi magnet bagi wisatawan lokal maupun asing karena keistimewaannya. Sehingga mobilisasi masyarakat pun sangat tinggi," terangnya.
Oleh karenanya Stasiun Jogjakarta juga akan terus berbenah dan ditingkatkan baik pelayanan maupun fasilitasnya agar selalu siap menerima kunjungan orang-orang dari berbagai daerah maupun negara. (wia)
Editor : Amin Surachmad